Zulhas sebut pemerintah fokus tingkatkan pendapatan nelayan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah fokus meningkatkan pendapatan nelayan, karena pekerjaan ini menjadi yang terendah."Tahun ini kita fokus meningk...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah fokus meningkatkan pendapatan nelayan, karena pekerjaan ini menjadi yang terendah.
"Tahun ini kita fokus meningkatkan pendapatan nelayan kita," kata Zulhas saat Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, dari data yang ada bahwa nilai tukar nelayan (NTN) berada pada angka 103 dan itu menjadi pekerjaan yang paling rendah.
Untuk itu, pemerintah kata Zulhas akan meningkatkan NTN dengan membangun kampung nelayan yang berjumlah 1.300-2.000 unit.
Ia mengatakan bahwa kampung tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan, mulai dari pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan hingga fasilitas sosial.
"Kita akan membangun 1.300 sampai 2.000 kampung nelayan," ujarnya.
Selain membangun kampung nelayan, kata Zulhas, pemerintah juga mengembangkan budi daya ikan tematik dengan menyasar 40 ribu desa di seluruh Indonesia.
Menko mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan agar nelayan di Indonesia dapat menikmati hasil dari pekerjaannya, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan para nelayan.
"Secara bertahap kami akan kembangkan budi daya tematik di 40.000 desa," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 1.386 kampung nelayan merah putih telah berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi laut Indonesia.
"Hari ini, 100 kampung nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 kampung nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat.
Prabowo menilai pembangunan kampung nelayan menjadi bagian penting untuk menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi nelayan Indonesia.
Presiden menyebut nilai perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun. Namun, ucapnya, baru sekitar lima persen dari potensi tersebut yang dapat dinikmati Indonesia. Sedangkan, sebagian besar lainnya diambil kapal-kapal asing tanpa izin.
"Sisanya, diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam," ujar Presiden.
Baca juga: Prabowo targetkan 1.386 Kampung Nelayan beroperasi akhir 2026
Baca juga: Menko Pangan tinjau kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih Untia
Baca juga: Menko Pangan: KNMP ditargetkan naikkan nilai tukar nelayan jadi 120
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.