pickleballvnz.com

Zinedine Zidane: Rekam Jejak di Real Madrid, Filosofi yang Cocok untuk Timnas Prancis

PerbesarPelatih Real Madird, Zinedine Zidane menyaksikan pemainnya bertanding melawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Inggris (7/8/2020). City menang tipis 2-1 da...

Tekuk Madrid, City Melaju ke Perempat Final

Perbesar

Pelatih Real Madird, Zinedine Zidane menyaksikan pemainnya bertanding melawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Inggris (7/8/2020). City menang tipis 2-1 dan melaju ke perempat final unggul agregat 4-2 atas Madrid. (Peter Powell/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Zinedine Zidane akhirnya resmi menjadi pelatih baru Timnas Prancis setelah lima tahun tidak menangani tim mana pun. Legenda Les Bleus itu menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya usai Piala Dunia 2026.

Penunjukan tersebut mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan kursi pelatih Timnas Prancis. Kini, Zidane mendapat kesempatan melengkapi pencapaiannya dengan membawa negaranya meraih gelar sebagai pelatih.

Zinedine Zidane akan langsung mempersiapkan Timnas Prancis menghadapi UEFA Nations League pada September. Setelah itu, fokus berlanjut ke kualifikasi Euro 2028 yang dimulai tahun depan.

Rekam Jejak Gemilang Bersama Real Madrid

Momen Kebahagiaan Zidane dan Pemain, Real Madird

Perbesar

Isco (kiri) dan Casemiro tertawa bersama Zidane usai meraih trofi Liga Champions 2018 di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina, (26/5/2018). Zinedine mundur sebagai pelatih Madrid 31 Mei 2018. (AFP/Paul Ellis)

Zidane kembali ke dunia kepelatihan dengan bekal prestasi luar biasa bersama Real Madrid. Ia mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016 hingga 2018, serta dua trofi LaLiga.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga terkenal mampu memberikan dampak instan ketika mengambil alih tim dalam situasi sulit. Baik pada periode pertama maupun kedua di Santiago Bernabéu, Madrid mampu kembali bersaing di level tertinggi di bawah arahannya.

Zinedine Zidane

Perbesar

Legenda sepak bola dan pelatih Prancis, Zinedine Zidane, terlihat dalam upacara peluncuran perdana mobil listrik Alpine A390 di Dieppe, Prancis barat laut, pada 27 Mei 2025. (Lou BENOIST/AFP)

Salah satu kekuatan utama Zidane adalah kemampuannya membangun hubungan dengan para pemain. Pendekatan tersebut dinilai sangat sesuai dengan karakter sepak bola internasional yang memiliki waktu persiapan relatif singkat.

Zidane lebih mengutamakan kenyamanan pemain agar dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Ia pernah menjelaskan filosofi tersebut saat masih melatih Real Madrid.

"Modric tidak membutuhkan saya untuk mengajarinya cara mengoper bola. Ia sudah tahu bagaimana melakukannya. Namun, saya ada untuk memastikan ia berada di lingkungan dan posisi yang tepat agar menjadi versi terbaik dirinya."

Pendekatan seperti itu berpotensi menguntungkan pemain-pemain bintang Prancis seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan William Saliba. Zidane juga diperkirakan kembali mengandalkan formasi 4-3-3 yang menjadi ciri khasnya saat menangani Real Madrid.

Perubahan Tidak Akan Terlalu Besar

Zinedine Zidane

Perbesar

Zinedine Zidane resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Prancis di markas Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Paris, Selasa (28/7/2026). Legenda Les Bleus itu menggantikan Didier Deschamps usai Piala Dunia 2026. (LOU BENOIST/AFP)

Skuad Timnas Prancis saat ini tetap dihuni banyak pemain berkualitas. Oleh karena itu, Zidane diperkirakan hanya melakukan penyegaran pada beberapa posisi serta memberi kesempatan kepada talenta muda.

Perubahan yang paling mencolok justru terjadi di jajaran staf pelatih. David Bettoni akan menjadi asisten utama, sedangkan Hamidou Msaidie, Gregory Dupont, Fabien Barthez, dan Bernard Diomede diproyeksikan bergabung dalam tim kepelatihan.

Lima Tahun Menepi Bukan Berarti Berhenti

Foto: 5 Juru Taktik yang Bisa-Bisanya Menolak Kesempatan Melatih Manchester United

Perbesar

Zinedine Zidane - Legenda timnas Prancis ini santer dikaitkan dengan kursi pelatih MU. Juru taktik yang bersinar bersama Real Madrid itu menyatakan tak akan mengambil kesempatan menjadi pelatih Setan Merah lantaran istrinya belum siap pindah ke kota Manchester. (AFP/Javier Soriano)

Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, Zidane memang tidak kembali menerima pekerjaan sebagai pelatih. Ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, mengikuti perjalanan karier empat putranya, serta mengembangkan bisnis padel melalui perusahaan Z5.

Meski beberapa kali dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa, Zidane tidak pernah benar-benar tergoda untuk kembali ke lapangan. Baginya, melatih Timnas Prancis merupakan pekerjaan yang paling diinginkan sehingga kesempatan tersebut akhirnya menjadi titik awal era baru dalam karier kepelatihannya.

Sumber: ESPN

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

PSG Lirik Kiper Jepang Zion Suzuki di Tengah Evaluasi Penjaga Gawang Klub