Wujud kepedulian, Wali Kota Lisa serahkan insentif penjaga dan penggali makam - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan perhatian kepada penjaga dan penggali makam melalui pemberian insentif bagi petugas Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) s...
Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan perhatian kepada penjaga dan penggali makam melalui pemberian insentif bagi petugas Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada masyarakat.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan setiap pekerjaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat patut mendapatkan penghargaan, termasuk mereka yang menjalankan tugas menjaga dan menggali makam.
"Alhamdulillah, pemerintah kota pada 2026 mengalokasikan sebanyak 464 orang yang tercatat menerima insentif dengan besaran Rp150 ribu setiap tiga bulan," ujar Lisa melalui keterangan tertulis di Banjarbaru, Rabu.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru salurkan 435 paket sembako bagi warga tak mampu
Menurut dia, perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada kelompok masyarakat yang bekerja pada tempat maupun ruang-ruang pelayanan yang terlihat, tetapi juga kepada mereka yang mengabdi dalam senyap dan menjalankan tugas penting dan mulia bagi masyarakat sekitarnya.
Lisa mengatakan pemberian insentif, salah satu bentuk kepedulian Pemkot Banjarbaru untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan penghargaan kepada penjaga dan penggali makam yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Setiap pekerjaan yang memberi manfaat bagi masyarakat patut kita hargai. Mereka yang mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat harus mendapatkan perhatian pemerintah," ucap Lisa.
Baca juga: Belasan warga terima bantuan rehabilitasi rumah di Banjarbaru
Lisa berharap dukungan itu dapat meningkatkan semangat dan motivasi petugas saat memberikan pelayanan pemakaman yang baik dan komitmen Pemkot menerapkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk mereka yang bekerja di balik layar pelayanan publik.
Kepala Bidang Sarana Utilitas Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru Yusuf Khoiruddin mengatakan penjaga dan penggali TPBU memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan pemakaman di masyarakat.
"Mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pelayanan pemakaman karena tugas operasional di lapangan, antara lain menjaga dan memelihara lingkungan TPBU serta membantu saat proses pemakaman masyarakat," tuturnya.
Baca juga: Bulog salurkan bantuan beras kepada ribuan warga Banjarbaru
Dikatakan, pemberian insentif adalah kebijakan berkelanjutan Pemkot Banjarbaru untuk lebih mendukung keberlangsungan pelayanan pemakaman sekaligus meningkatkan motivasi dan tanggung jawab para penjaga serta penggali makam.
"Program ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan tanggung jawab penjaga serta penggali TPBU, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pemakaman yang tertib, layak, responsif, dan berkelanjutan," sebutnya.
Salah seorang penggali makam asal Jalan Kuranji Abdul Muis, bersyukur atas perhatian Pemkot Banjarbaru karena uangnya sangat diperlukan untuk menyambung hidup di samping penghargaan besar dari pemerintah atas pekerjaan warganya.
"Syukur alhamdulillah dan bagi kami sebagai penerima, insentif ini bukan sekadar bantuan secara nominal, tetapi menjadi bentuk penghargaan pemerintah terhadap pekerjaan yang kami jalankan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan keluarga," katanya.
Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.