pickleballvnz.com

Wisatawan padati Kawah Sikidang Dieng

Wisatawan memadati objek wisata Kawah Sikidang, kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, saat momentum libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 ANTARA News jateng ekonomi ...

Wisatawan padati Kawah Sikidang Dieng

Sabtu, 15 Agustus 2026 13:47 WIB

Image Print

Kawasan Kawah Sikidang, Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2026), dipadati wisatawan yang memanfaatkan momentum libur panjang HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. ANTARA/Sumarwoto

Banjarnegara (ANTARA) - Wisatawan memadati objek wisata Kawah Sikidang, kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, saat momentum libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ditemui di Kawah Sikidang, Sabtu, pengunjung asal Kabupaten Jepara, Sonia mengaku sengaja memanfaatkan momentum liburan untuk berlibur ke Dieng karena penasaran ingin melihat kawah secara langsung.

"Mau melihat kawahnya, penasaran saja. Bagus banget view-nya, ada asap-asapnya seperti awan," katanya.

Menurut dia, kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertama dan suasana Kawah Sikidang cukup ramai.

Ia menilai kawasan Kawah Sikidang memiliki pemandangan yang indah.

Sementara pengunjung asal Purwokerto, Swandita mengatakan Kawah Sikidang memberikan pengalaman berbeda karena di daerah asalnya tidak terdapat objek wisata dengan semburan uap panas seperti yang dilihatnya di Dieng.

"Wow, ini amazing banget karena di Purwokerto kita enggak ada. Jadi, kami ke sini bersama-sama untuk refreshing. Semburan uap panas seperti ini jarang banget kita lihat," katanya yang datang bersama rombongan UMP Media Hangout.

Menurut dia, Kawah Sikidang tidak hanya menarik sebagai tujuan wisata, juga memiliki nilai edukasi sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga.

"Ini juga wisata edukasi, jadi sangat mendidik kalau buat liburan bareng keluarga," ujarnya.

Pengunjung asal Purwokerto lainnya, Nana mengatakan akses menuju Kawah Sikidang kini lebih nyaman dibandingkan ketika dia pertama kali berkunjung saat masih duduk di sekolah dasar sekitar tahun 2014.

"Dulu jalannya masih pakai tanah dan batu, sekarang sudah ada jalan (Jembatan Kahayangan yang terbuat dari kayu) dan lebih nyaman. Jalannya juga lebih lebar," katanya.

Dia menilai perubahan akses tersebut membuat perjalanan menuju objek wisata menjadi lebih mudah dan nyaman.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang Kelembagaan Sumber Daya Manusia dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Banjarnegara Eko Sri Wurjani Juniasih mengatakan kunjungan wisata ke Dieng seringkali meningkat saat akhir pekan panjang maupun masa libur sekolah karena wisatawan yang datang didominasi rombongan keluarga.

"Kalau long weekend atau saat anak-anak sekolah libur, memang kunjungannya meningkat. Karena wisatawan yang datang ke Dieng itu kebanyakan keluarga," katanya.

Dia menjelaskan kunjungan pada hari biasa rata-rata berada di bawah 5.000 orang per hari, sedangkan akhir pekan dapat mencapai 10.000 orang atau lebih.

Menurut dia, tren peningkatan juga terlihat sejak Juni hingga Agustus.

“Pada Juni, kunjungan tercatat sekitar 50.000-60.000 orang,” katanya.

Dalam menghadapi lonjakan jumlah wisatawan pada libur panjang HUT RI, kata dia, Dinparbud Banjarnegara menyiapkan tambahan personel untuk memperkuat pelayanan di sejumlah objek wisata, khususnya kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Menurut dia, petugas yang biasanya bertugas pada hari kerja akan diperbantukan saat akhir pekan atau libur panjang.

Pihaknya juga memperhatikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan, termasuk lansia dan pengunjung yang membawa balita.

"Khusus lansia dan yang membawa balita, dari pintu depan sudah kami beri arahan agar tidak melewati jalur tertentu yang kondisinya kurang sesuai," katanya.

Wurjani mengatakan kawasan sekitar Kawah Sikidang masih memerlukan penataan yang dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.