pickleballvnz.com

Wisata Susur Sungai Pekauman Ulu Banjar buka peluang ekonomi desa - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjar, Kalsel (ANTARA) - Wisata Susur Sungai Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalsel, menghadirkan destinasi berbasis potensi lokal yang menawarkan pengalaman menikmati Sungai Martapura, juga membuka pelua...

Banjar, Kalsel (ANTARA) - Wisata Susur Sungai Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalsel, menghadirkan destinasi berbasis potensi lokal yang menawarkan pengalaman menikmati Sungai Martapura, juga membuka peluang ekonomi masyarakat melalui pengelolaan berbasis Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).

Pengunjung dapat menikmati perjalanan menggunakan kapal wisata menuju dua destinasi unggulan, yakni Rumah Adat Banjar Teluk Selong dan Wisata Religi Syekh Abdul Hamid Abulung, dengan tarif Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per orang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banjar HM Hafizh Anshari di Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat, mengatakan pengelolaan wisata melalui BUMDes dan BUMDesma menjadi strategi mengoptimalkan potensi desa agar mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan. 

"Harapannya, wisata ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga mampu membuka lapangan usaha, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat," ujarnya.

Menurut Hafizh, keberadaan wisata susur sungai menjadi contoh pemanfaatan aset desa yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain menjadi destinasi rekreasi, aktivitas wisata juga menciptakan peluang usaha bagi pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi sungai, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Pengembangan destinasi tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar membangun dermaga sebagai akses utama keberangkatan, sedangkan kapal wisata dioperasikan oleh BUMDesma yang menjadi motor penggerak usaha ekonomi desa.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar memperkuat tata kelola destinasi melalui pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengembangan pariwisata berbasis kemitraan antara pemerintah, masyarakat serta pelaku usaha agar pengelolaan berlangsung profesional dan berkelanjutan.

"Pembentukan Pokdarwis dan penguatan kemitraan menjadi kunci agar destinasi wisata di Kabupaten Banjar dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Banjar M Ariyandra Abdullah menilai wisata susur sungai memiliki potensi besar dalam menggerakkan berbagai subsektor ekonomi kreatif desa. 

"Yang ingin kita dorong bukan hanya ramainya pengunjung, tetapi juga tumbuhnya usaha masyarakat. Kuliner khas, kerajinan, fesyen lokal, fotografi, videografi, seni pertunjukan hingga promosi digital dapat berkembang bersama destinasi wisata ini," katanya.

Dia menambahkan meningkatnya jumlah wisatawan akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian desa karena semakin banyak produk lokal yang dapat dipasarkan kepada pengunjung. 

"Ketika wisata berkembang, masyarakat menjadi pelaku utama yang merasakan manfaat ekonomi sehingga kolaborasi semua pihak harus terus diperkuat," ujarnya.

Wisata susur sungai beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WITA menggunakan kapal berkapasitas maksimal 30 penumpang.

Tarif yang dibayarkan sudah mencakup perjalanan pergi dan pulang menuju destinasi pilihan sehingga memberikan kemudahan bagi wisatawan.

Hadirnya Wisata Susur Sungai Pekauman Ulu diharapkan tidak hanya memperkaya pilihan destinasi di Kabupaten Banjar, tetapi juga mengajak masyarakat ikut mengembangkan potensi daerah dengan berwisata di kampung sendiri sehingga manfaat ekonomi, pelestarian budaya, dan pemberdayaan desa dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.