Warga terdampak karhutla Bengkayang dapat layanan kesehatan dan bansos - ANTARA News Kalimantan Barat
Bengkayang (ANTARA) - Polres Bengkayang,Polda Kalbar memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Sentagi Dalam, Desa Bani Ama...
Bengkayang (ANTARA) - Polres Bengkayang,Polda Kalbar memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Sentagi Dalam, Desa Bani Amas, Kecamatan Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat.
"Layanan ini dilakukan Satgas Ops Aman Nusa II Polres Bengkayang bersama Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang sebagai bentuk penanganan dampak karhutla yang tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada kesehatan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak asap," ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab.
Kapolres mengatakan, kondisi kabut asap akibat karhutla berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat sehingga warga perlu mendapat perhatian, terutama mereka yang mengalami keluhan akibat paparan asap.
"Selain melakukan pencegahan dan penanganan karhutla, kami juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi membutuhkan peran seluruh masyarakat," kata dia.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan petugas Sidokkes Polres Bengkayang bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas. Warga mendapat pemeriksaan dan obat-obatan secara gratis, terutama bagi masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, mata perih, pusing dan iritasi tenggorokan akibat paparan asap.
Polres Bengkayang juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi karhutla dan penurunan kualitas udara.
Selain penanganan dampak, petugas memberikan edukasi kepada warga mengenai pencegahan karhutla, termasuk larangan membuka lahan dengan cara membakar dan imbauan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di lingkungan sekitar," ujarnya.
Kapolres menjelaskan, dalam kegiatan tersebut masyarakat turut diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan dampak karhutla di tingkat lingkungan.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.