Wanita di Tulungagung Tewas Usai Memasuki Wahana Rumah Hantu di Mall, Korban Meninggal di Lokasi
Berita Nasional Jumat, 31 Juli 2026 - 20:58 WIB ...
Jumat, 31 Juli 2026 - 20:58 WIB
VIVA – Seorang wanita dikabarkan meninggal dunia seusai keluar dari wahana rumah hantu di Apollo Supermall Tulungagung, Jawa Timur pada Rabu, (29/7/2026) siang.
Baca Juga
Wanita berinisial BNW (39) merupakan warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung yang sempat mendatangi wahana bersama anaknya, namun sang anak menunggu di luar wahana.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan pemeriksaan medis awal dan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi.
Baca Juga
Riwayat penyakit ini diduga memicu serangan jantung setelah mengalami kelelahan dan terkejut saat memasuki wahana rumah hantu.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengungkapkan korban memasuki wahana sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian korban sempat keluar dari wahana dan tiba-tiba terjatuh.
Baca Juga
“Beberapa menit kemudian, korban keluar dari wahana sempat berlari lalu berdiri di depan pintu keluar sebelum tiba-tiba sempat terjatuh,” ungkap Iptu Nanang Murdiyanto kepada wartawan.
Wanita di Tulungagung tewas usai masuk wahana rumah hantu
Photo :
- Kolase VIVA/ TikTok mr.kobeng1228/ Instagram @mood.jakarta
Setelah keluar dari wahana, korban sempat duduk di kursi yang telah disediakan. Saat kembali berdiri korban tiba-tiba terjatuh dan kepalanya diduga sempat terbentur kursi sehingga mengalami luka pada pelipis kiri dan gigi patah.
“Saat terjatuh, itu ada kursi sebelahnya. Wajah korban terbentur di kursi tersebut. Melihat kejadian tersebut, saksi bersama petugas di lokasi segera melakukan pengecekan terhadap korban. Setelah dipastikan korban tidak ada tanda-tanda ada kehidupan,” jelas Nanang.
Sejumlah orang sempat melakukan pertolongan di lokasi. Disaat yang bersamaan pengelola melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Namun, saat petugas medis tiba dilokasi dan berusaha memberikan pertolongan, korban sudah tidak memberikan respons.
“Dari hasil pemeriksaan awal tim INAFIS bersama tenaga medis, korban telah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” katanya.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, pihak kepolisian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis.
“Penyebabnya masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat ini, wahana rumah hantu ditutup sementara dan dipasangi garis polisi untuk dilakukan penanganan perkara.
(kmr)
KPK Periksa Pimpinan DPRD Kota Tulungagung Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Gatut
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa keempatnya merupakan saksi untuk dimintai keterangan soal dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di Tulungagung
VIVA.co.id
17 Juli 2026