pickleballvnz.com

Wamenkop: Koperasi mampu kirim tenaga kerja profesional keluar negeri

Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional keluar negeriJakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koperasi...

Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional keluar negeri

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan koperasi mampu berperan dalam menyiapkan dan mengirim tenaga kerja profesional keluar negeri, seiring berkembangnya model bisnis koperasi yang tidak lagi terbatas pada sektor simpan pinjam maupun perdagangan.

Farida menyampaikan itu saat melepas 86 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat ke Jepang melalui program Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari yang didukung pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Rabu.

"Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional keluar negeri," kata Farida dalam keterangan pers kementerian.

Farida mengatakan langkah tersebut menjadi salah satu bentuk transformasi koperasi modern yang mampu berkontribusi pada sektor riil, termasuk membuka peluang kerja di pasar internasional

Ia juga berpesan kepada para pekerja migran agar menjaga nama baik Indonesia selama bekerja di Jepang serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari etos kerja, kemampuan manajerial dan kedisiplinan yang nantinya dapat diterapkan saat kembali ke tanah air.

Farida menambahkan Kementerian Koperasi melalui LPDB telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp55 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari.

Baca juga: Wamenkop minta Gakoptindo perkuat rantai pasok kedelai impor

Baca juga: Wamenkop dorong KDKMP bangun ekosistem ekonomi desa

Menurut dia, dukungan pembiayaan tersebut memungkinkan koperasi memberikan layanan kepada calon pekerja migran tanpa membebankan biaya jaminan.

"Ini adalah bentuk afirmasi pemerintah. Dengan bunga yang sangat rendah, koperasi bisa memberdayakan masyarakat. Bahkan, ada pekerja yang berangkat tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun karena skema pembiayaan yang inovatif ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari Aditya Affasha Riawan mengatakan keberangkatan para pekerja migran merupakan hasil kolaborasi antara koperasi, Kementerian Koperasi, LPDB dan mitra lembaga pelatihan kerja.

Ia menegaskan koperasi terus mendampingi para pekerja migran tidak hanya hingga proses keberangkatan, tetapi juga selama mereka bekerja di Jepang.

Sebanyak 86 pekerja migran yang diberangkatkan akan bekerja di berbagai sektor, antara lain bidang perhotelan (hospitality) dan jasa konstruksi di Jepang.

Baca juga: Wamenkop dukung penguatan koperasi masyarakat di Lombok Timur

Baca juga: Wamenkop: Digitalisasi kunci menarik generasi muda ke koperasi

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.