Wagub Lampung: OMC atasi karhutla dan basahi lahan pertanian
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan adanya kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selain untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga untuk ANTARA News lampung 40 ...
Wagub Lampung: OMC atasi karhutla dan basahi lahan pertanian
Kamis, 27 Agustus 2026 17:49 WIB
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca di Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Operasi Modifikasi Cuaca merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden
Bandarlampung (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan adanya kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selain untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga untuk meningkatkan ketersediaan air di lahan pertanian.
"Operasi Modifikasi Cuaca merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden, sebagai upaya pemerintah mengantisipasi dampak kekeringan serta potensi kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah Lampung," ujar Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan Operasi Modifikasi Cuaca tidak hanya ditujukan untuk membantu mengendalikan potensi kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian yang membutuhkan pembasahan.
"Semoga apa yang kita lakukan ini bisa membawa manfaat, selain membantu membasahi lahan-lahan yang berpotensi timbul titik panas, juga bisa membantu komoditas tetap berproduksi, khususnya pertanian yang hari ini memang perlu pembasahan atau air," katanya.
Dia menjelaskan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca telah mempertimbangkan kondisi cuaca berdasarkan pemantauan BMKG.
"Penyemaian awan akan dilakukan dengan menyesuaikan potensi pertumbuhan awan, serta kondisi titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah," ucap dia.
Ia pun meminta agar pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca tetap mengutamakan kondisi aktual di lapangan, seperti memperhatikan potensi titik panas, dan pertumbuhan awan.
"Jika hujan hasil Operasi Modifikasi Cuaca turun di wilayah sasaran, maka masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan air yang tersedia secara optimal, termasuk untuk kebutuhan pertanian dan penampungan air di sekitar lokasi," tambahnya.
Diketahui sebelumnya dalam mengantisipasi adanya gagal panen akibat kemarau, telah ada upaya penyelamatan padi standing crop oleh Kementerian Pertanian melalui BRMP Lampung, melalui pelaksanaan kegiatan irigasi perpipaan hingga kegiatan optimalisasi lahan rawa (oplah) rawa di beberapa kabupaten.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.