pickleballvnz.com

Wagub Kalbar ajak komunitas Hakka jaga budaya dan toleransi - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengajak komunitas Hakka untuk terus melestarikan budaya leluhur sebagai identitas sekaligus kekuatan dalam menghadapi tantangan globalis...

Pontianak (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengajak komunitas Hakka untuk terus melestarikan budaya leluhur sebagai identitas sekaligus kekuatan dalam menghadapi tantangan globalisasi yang semakin berkembang.

"Masyarakat yang terus melestarikan budayanya adalah masyarakat yang tidak akan punah ditelan masa. Budaya adalah kekuatan kita, budaya adalah jati diri kita," kata Krisantus saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Hakka Kalimantan Barat di Rumah Hakka Tulou Kalimantan Barat, Kabupaten Kubu Raya, Selasa.

Menurut dia, keberlangsungan suatu bangsa maupun suku bangsa sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga dan mewariskan budaya kepada generasi berikutnya.

Ia mengapresiasi masyarakat Tionghoa, khususnya komunitas Hakka di Kalimantan Barat, yang dinilai konsisten menjaga dan mengembangkan warisan budaya melalui berbagai kegiatan budaya yang rutin diselenggarakan.

Krisantus menilai derasnya arus globalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi pelestarian budaya sehingga generasi muda perlu terus diperkenalkan dengan akar budaya dan nilai-nilai leluhur yang dimiliki.

"Kemajuan sebuah daerah tidak boleh menghilangkan jati diri masyarakatnya. Justru dengan budaya yang tetap lestari, kita memiliki karakter yang membedakan Kalimantan Barat dengan daerah lain," tuturnya. 

Ia mendorong masyarakat Hakka untuk terus menggali, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya melalui berbagai ajang strategis, termasuk Pekan Budaya Tionghoa maupun kegiatan budaya lainnya.

Selain pelestarian budaya, Krisantus juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat yang terdiri atas 24 suku.

"Mengenai masalah keamanan, jangan khawatir. Saya berkomitmen tidak mentolerir kelompok ataupun organisasi mana pun yang mengganggu ketenteraman masyarakat. Kalimantan Barat harus tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi toleransi," katanya.

Menurut dia, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dan tidak boleh ada pihak yang menghalangi pendirian rumah ibadah sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan keberagaman merupakan modal sosial yang menjadi kekuatan utama Kalimantan Barat dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, Krisantus juga mengajak masyarakat Hakka mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam Kalimantan Barat yang melimpah serta semangat kewirausahaan yang selama ini melekat pada komunitas Hakka.

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.