Wabup dan Ketua DPRD Bangka Tengah dukung arah pidato Presiden - ANTARA News Bangka Belitung
Koba, Babel, (ANTARA) - Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda dan Ketua DPRD Batianus mendukung pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan keberpihakan terhadap rakyat dan pengelolaan sumber daya...
Koba, Babel, (ANTARA) - Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda dan Ketua DPRD Batianus mendukung pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan keberpihakan terhadap rakyat dan pengelolaan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat.
"Jelas bahwa kita bekerja hanya untuk rakyat, untuk menyejahterakan rakyat, berbuat untuk kepentingan rakyat, dan terakhir kita berharap ridho dari Allah SWT," kata Efrianda seusai mengikuti pidato kenegaraan Presiden secara daring di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah, Jumat.
Efrianda mengatakan arahan Presiden menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan arah kebijakan nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Tengah Batianus menilai pesan Presiden mengenai kedaulatan dan kesejahteraan perlu diwujudkan melalui peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.
"Kedaulatan itu harus dirasakan masyarakat, terutama melalui pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang berkeadilan sesuai skala prioritas kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Batianus juga menyambut positif perhatian Presiden terhadap penataan sektor pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut dia, potensi pertambangan rakyat masih dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian masyarakat sepanjang dikelola berdasarkan regulasi yang jelas dan tata kelola yang baik.
"Kalau memang kita memiliki potensi sumber daya alam itu masih memungkinkan, tentu kita tetap mempertahankan pertambangan rakyat. Tetapi harus sesuai dengan regulasi yang benar," katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat membenahi regulasi dan tata kelola pertambangan timah agar aktivitas tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan kepentingan negara dan lingkungan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta menyampaikan pidato kenegaraan bertema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Dalam pidatonya, Presiden antara lain menyoroti penertiban pertambangan timah ilegal di Bangka Belitung serta peningkatan kinerja PT Timah Tbk setelah pemerintah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal pada akhir 2025.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.