United Tractors Hadirkan Program Pembelajaran ‘UNTUK Indonesia’, Ada Digitalisasi hingga AI
Mengusung tema “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, UNTUK Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen UT dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Program ini juga sejal...
Mengusung tema “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, UNTUK Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen UT dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Program ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-4, Roadmap 3P Astra yang mencakup People, Portfolio, dan Public Contribution, serta semangat Moving as One untuk mendorong kolaborasi dan kemajuan bersama.
UNTUK Indonesia Dorong Budaya Belajar dan Kepemimpinan
Direktur Human Capital, Communications & Sustainability UT, Ari Sutrisno, mengatakan UNTUK Indonesia bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi gerakan untuk mengajak masyarakat menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi.
“UNTUK Indonesia bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi sebuah gerakan untuk mengajak kita semua menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Kita dapat memulainya dari hal sederhana: terus belajar, berbagi ilmu, menjadi teladan, dan menggunakan apa yang kita miliki untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat inilah yang ingin terus kami hidupkan, baik di dalam maupun di luar organisasi,” ujar Ari.
Program UNTUK Indonesia dirancang sebagai gerakan yang mempertemukan berbagai generasi dan pemangku kepentingan melalui tiga pilar utama, yakni Learning Festival, Business Forum, serta Competition & Campaign.
Pada rangkaian Learning Festival, peserta mendapatkan kesempatan memperluas wawasan mengenai future-ready skills, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Sebanyak 7.991 peserta melakukan registrasi dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, fresh graduates, hingga masyarakat umum.
Dalam enam sesi, Learning Festival menghadirkan 29 pembicara dari berbagai latar belakang. Informasi dan rangkaian kegiatan UNTUK Indonesia juga dapat diikuti melalui akun Instagram @ut.untukindonesia.
Sementara itu, Business Forum menjadi ruang bagi pemimpin industri, profesional, dan pemangku kepentingan untuk membahas isu yang membentuk masa depan dunia kerja dan industri. Forum tersebut menghadirkan 16 pembicara yang terdiri dari executives, leaders, talents, dan experts, serta diikuti 1.134 peserta.
Topik yang dibahas mencakup transformasi tenaga kerja, kepemimpinan, kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, teknologi hijau, hingga keberlanjutan. Salah satu pesan yang mengemuka adalah pentingnya peran pemimpin dalam menyiapkan keberlanjutan organisasi.
Pemimpin tidak hanya dituntut menghasilkan kinerja, tetapi juga melahirkan pemimpin baru. Keteladanan dalam menghadapi tekanan, mendengarkan tim, menerima perbedaan pandangan, serta memberikan ruang bagi orang lain untuk tumbuh menjadi bagian penting dari kepemimpinan.
Sedekah Ilmu Didorong Jadi Aksi Nyata
Semangat tersebut kemudian diperkuat melalui pesan “Sedekah Ilmu Dimulai dari Kita” yang menjadi bagian penting dari UNTUK Indonesia. Inisiatif ini diwujudkan melalui dua gerakan utama, yaitu #LearningCulture dengan pesan “Tumbuh untuk Berdampak” dan #LifeWithManner dengan pesan “Berkarya dengan Karakter”.
Kedua gerakan tersebut mengajak setiap individu untuk terus belajar, berbagi ilmu, membangun karakter, serta menerapkan nilai positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kontribusi kepada sesama.
Program Competition & Campaign kemudian menjadi ruang untuk menerjemahkan nilai etika, kesantunan, dan kewarganegaraan ke dalam aksi nyata. Salah satunya melalui kampanye #LifeWithManner yang berhasil mengumpulkan 1.168 video dari publik dan menghasilkan 12 finalis menuju grand final.
Peserta berkompetisi dalam empat kategori, yaitu #MannerDiSekolah, #MannerDiKampus, #MannerDiMasyarakat, dan #MannerDiLingkunganKerja. Proses penjurian melibatkan 17 juri yang terbagi dalam tiga babak penilaian.
Rangkaian UNTUK Indonesia 2026 kemudian mencapai puncaknya melalui grand final & closing. Momentum tersebut menjadi ruang untuk menampilkan karya terbaik, memberikan apresiasi kepada peserta dan pemenang, serta menghargai kontribusi para kolaborator.
Sejumlah penampilan turut hadir dalam acara tersebut, antara lain UT School yang menampilkan calon mekanik dan instruktur SMK, Sanggar Tari PAMA, solo performance peserta magang Harmoni dalam Keberagaman (Harmonika), Fairuz Nurul Izzah, serta drumband military band Gema Dinamika SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Timur yang merupakan CSR binaan UT.
Melalui UNTUK Indonesia, UT ingin memastikan pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas atau forum diskusi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan menjadi awal perubahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, organisasi, dan masyarakat.
Dengan semangat “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, pembelajaran diharapkan dapat dibagikan kembali kepada orang lain sehingga menciptakan efek berantai yang mendorong lebih banyak individu untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi sesama.