Undana mendorong kolaborasi ekonomi hijau dan inklusi keuangan digital
Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendorong kolaborasi akademik internasional untuk memperkuat pengembangan ekonomi hijau dan inklusi keuangan digital melalui forum The 3rd ANTARA News ntt 5 ...
Undana mendorong kolaborasi ekonomi hijau dan inklusi keuangan digital
Jumat, 11 September 2026 17:29 WIB
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Cendana memperkuat kolaborasi akademik internasional melalui CAME 3 di Kupang, Kamis (10/9/2026). (ANTARA/HO-FEB Undana)
Kupang, NTT (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendorong kolaborasi akademik internasional untuk memperkuat pengembangan ekonomi hijau dan inklusi keuangan digital melalui forum The 3rd Conference on Accounting, Management, and Economics (CAME 3).
“CAME 3 merupakan bagian dari komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undana untuk memperkuat internasionalisasi akademik, sekaligus menghadirkan forum ilmiah yang relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Melalui tema green economy dan digital financial inclusion, kami mempertemukan berbagai perspektif tentang bagaimana akuntansi, manajemen, dan ekonomi dapat berkontribusi terhadap pembangunan yang tidak hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undana Rolland E Fanggidae di Kupang, Jumat.
Menurut dia, tema CAME 3 memiliki relevansi yang kuat dengan perubahan lingkungan ekonomi global.
Perusahaan, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat saat ini menghadapi tuntutan untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan, transparansi, tata kelola, pemerataan akses, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, lanjutnya.
Dalam konteks itu, perkembangan akuntansi perlu semakin memberikan perhatian terhadap transparansi, akuntabilitas, dan informasi keberlanjutan.
Pada sisi lain, ia mengatakan bidang manajemen dituntut untuk mendorong inovasi, kepemimpinan yang bertanggung jawab, dan penciptaan nilai jangka panjang, sementara ilmu ekonomi perlu terus memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pembangunan yang efisien, inklusif, sekaligus berkelanjutan.
Transformasi digital juga menjadi salah satu isu penting yang dibahas dalam konferensi itu. Pemanfaatan teknologi dalam sektor ekonomi dan keuangan membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan, meningkatkan efisiensi bisnis, serta memperkuat aktivitas ekonomi.
“Namun, transformasi tersebut juga harus didukung dengan literasi, tata kelola, perlindungan data, kesiapan kelembagaan, dan pemerataan akses,” ujar Rolland.
Dia juga menekankan bahwa konteks pembangunan di NTT membuat pembahasan mengenai keberlanjutan dan inklusi menjadi semakin penting.
“Kami berharap setelah konferensi ini muncul kolaborasi yang lebih konkret, baik dalam bentuk penelitian bersama, publikasi, pertukaran pengetahuan, maupun kerja sama kelembagaan. Ukuran keberhasilan sebuah konferensi bukan hanya pada terselenggaranya kegiatan, tetapi juga pada gagasan, jejaring, dan kontribusi akademik yang terus berkembang setelah kegiatan berakhir,” ujar dia.
Adapun CAME 3 menjadi forum akademik internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan mitra institusi untuk mendiskusikan perkembangan serta tantangan kontemporer dalam bidang akuntansi, manajemen, dan ekonomi, khususnya dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau, perluasan inklusi keuangan digital, dan pencapaian pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dengan latar belakang akademik dan profesional dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Vietnam, Australia, dan Uzbekistan, yang diharapkan memperkaya perspektif akademik sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antara Undana dan komunitas akademik global.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.