UB-KI Jatim kuatkan tata kelola informasi demi budaya integritas - ANTARA News Jawa Timur
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Brawijaya (UB) Malang berkolaborasi dengan Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur memperkuat tata kelola informasi publik guna memastikan berjalannya budaya integrit...
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Brawijaya (UB) Malang berkolaborasi dengan Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur memperkuat tata kelola informasi publik guna memastikan berjalannya budaya integritas yang menitikberatkan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi yang harus terus berjalan beriringan.
Rektor UB Prof Widodo dalam keterangan resmi yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, menyatakan budaya integritas menjadi salah satu pilar utama dalam membangun bangsa yang besar.
"Kami hari ini menyatukan komitmen perguruan tinggi UB dengan KI dalam keterbukaan informasi. Bersama, kita akan terus menjunjung tinggi keterbukaan informasi," kata Widodo.
Terjalinnya kerja sama penguatan tata kelola informasi publik dituangkan oleh KI dan UB melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di kampus tersebut.
Konteks kerja sama penguatan tata kelola informasi publik dilakukan melalui riset, pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga pengembangan teknologi layanan informasi.
Sementara itu, Ketua KI Provinsi Jawa Timur A Nur Aminuddin mengatakan, kerja sama dengan kampus merupakan perubahan pola pendekatan dalam penguatan keterbukaan informasi publik.
"Kampus tidak hanya ditempatkan sebagai mitra dalam kegiatan akademik, tetapi juga sebagai sumber kajian dan inovasi untuk membantu membangun layanan informasi publik yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif," katanya.
Ia menjelaskan dalam kerangka kerja sama itu KI dan UB menggodok sejumlah agenda strategi, seperti di bidang pendidikan yang akan diimplementasikan melalui upaya proaktif menghadirkan keterbukaan informasi sebagai materi kuliah tamu, seminar, praktisi mengajar, dan pengembangan materi pembelajaran.
Dalam bidang pendidikan, sasaran tujuannya adalah meningkatkan pemahaman civitas academica mengenai hak atas informasi, tata kelola informasi, dan mekanisme penyelesaian sengketa informasi.
Kemudian, kerja sama diarahkan pada bidang penelitian dan kajian bersama, dari poin ini UB dapat mengembangkan riset berbasis data dan isu strategis menyangkut keterbukaan informasi.
Sedangkan, dari KI Jawa Timur akan memberikan dukungan substansi, data pendukung, validasi temuan, hingga rekomendasi implementatif.
Cakupan kolaborasi kedua pihak juga dimungkinkan menyasar masyarakat, melalui program edukasi, kuliah kerja nyata tematik, pendampingan badan publik atau desa, dan media literasi informasi.
UB dan KI Jawa Timur pun membuka peluang mengembangkan prototipe atau aplikasi, dashboard monitoring, sistem dokumentasi informasi, hingga kajian keamanan informasi yang diarahkan menghasilkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan informasi.
"Hasilnya diharapkan tidak berhenti menjadi dokumen akademik, tetapi dapat menjadi bahan bagi pengambilan kebijakan dan pengembangan program," tutur dia.
Pewarta: Ananto Pradana
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.