pickleballvnz.com

Turnamen perahu layar mini jadi daya tarik Lovina Festival

Turnamen Perahu Layar Mini di Buleleng , Bali, Sabtu, bagian dari rangkaian Lovina Festival 2026 menjadi daya tarik utama karena diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di ANTARA News mataram 24 ...

Buleleng, Bali (ANTARA) - Turnamen Perahu Layar Mini di Buleleng , Bali, Sabtu, bagian dari rangkaian Lovina Festival 2026 menjadi daya tarik utama karena diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Bali hingga Banyuwangi, Jawa Timur. 

"Turnamen tersebut sekaligus memperkuat posisi festival tersebut sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni di Buleleng, Sabtu.

Ia mengatakan banyaknya jumlah peserta menunjukkan turnamen perahu layar mini telah berkembang menjadi atraksi bahari yang memiliki daya tarik luas sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat pesisir.

"Saya bangga mendengar bahwa turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.230 peserta. Ini tidak hanya dari Kabupaten Buleleng, tetapi juga diikuti oleh saudara-saudara kita dari luar Buleleng. Ini menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik yang sangat besar dan mampu menjadi wadah silaturahmi serta prestasi bahari di Bali," katanya.

Menurut dia, di balik perlombaan perahu layar mini terkandung nilai kreativitas, ketekunan, dan sportivitas yang perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjut Reika, berharap turnamen itu dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan Pantai Lovina sebagai destinasi wisata unggulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat mengatakan Turnamen Perahu Layar Mini Bupati Buleleng II digelar pada 25-26 Juli 2026 sebagai bagian dari agenda Lovina Festival 2026.

Baca juga: Layar miniatur perahu Pantai Ampenan diperbaiki

Menurut Melandrat, penyelenggaraan turnamen tersebut bertujuan membangkitkan kembali semangat kebaharian masyarakat Bali Utara sekaligus melestarikan tradisi perahu layar mini yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir Buleleng.

Dia menyebutkan sebanyak 1.230 peserta mengikuti kejuaraan tahun ini, berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng, sejumlah daerah di Bali, hingga Banyuwangi. Untuk meningkatkan semangat kompetisi, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp35 juta serta piala bergilir Bupati Buleleng.

Salah seorang peserta asal Desa Temukus, Mujaini, mengatakan rombongannya mengikuti perlombaan dengan membawa 56 armada perahu layar mini yang telah dipersiapkan selama sekitar tiga bulan.

Pihaknya menjelaskan pembuatan satu unit perahu membutuhkan waktu sedikitnya lima hari dengan memanfaatkan kayu waru maupun sengon, sedangkan bagian layar dibuat menggunakan plastik layangan karena dinilai memiliki kelenturan yang sesuai untuk menangkap angin.

Menurut Mujaini, selain kualitas konstruksi perahu, faktor alam seperti arah angin dan arus air tetap menjadi penentu utama dalam perlombaan.

Meski demikian, para peserta tetap optimistis dapat bersaing dalam turnamen yang menjadi salah satu atraksi unggulan Lovina Festival 2026.

Pewarta : Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026