pickleballvnz.com

Tuan Guru Syaukani ingatkan peringatan Maulid untuk perbaikan diri - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Khatib Tuan Guru Haji Muhammad Syaukani dalam khutbahnya di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan kaum Muslim, bahwa peringatan Maulid hendakn...

Banjarmasin (ANTARA) - Khatib Tuan Guru Haji Muhammad Syaukani dalam khutbahnya di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan kaum Muslim, bahwa peringatan Maulid hendaknya untuk memperbaiki diri. 

'Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jangan hanya seremonial, tapi lebih dari itu, hendaknya untuk memperbaiki diri," ujar Tuan Guru HM Syaukani dalam khutbahnya di hadapan jamaah masjid kebanggaan kaum Muslim Kalsel tersebut sebelum Shalat Jumat. 

Menurut Tuan Guru yang juga pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai (185 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel itu, peringatan Maulid sebuah refleksi kegembiraan dan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

"Saya kira wajar bagi kaum Muslim mensyukuri kelahiran seorang Nabi besar junjungan kita umat Islam dengan bergembira menggelar peringatan Maulid Beginda Rasulullah SAW," ujar Tuan Guru yang sudah sepuh tersebut. 

Dalam khutbah pertama berdorasi lebih kurang lima menit, pengasuh Ponpes tertua di daerah hulu sungai atau "Banua Anam" Kalsel itu selain mengutip Hadits Rasulullah SAW, juga ayat-ayat suci Al Qur'an yang berkaitan dengan kelahiran atau keberadaan Penghulu para Rasul tersebut. 

Beberapa ayat suci Al Qur'an yang Tuan Guru Syaukani kutip antara lain Surah Al Anbiya ayat (107) bermakna; "Dan Kami (Allah) tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam".

Sementara Surah Yunus ayat (58) berisi perintah Allah SWT agar manusia bergembira atas karunia (Islam) dan rahmat-Nya (Al-Qur'an). "Sedangkan Islam dan Al Qur'an hanya Allah wahyukan kepada Rasulullah SAW, manusia panutan paling sempurna," ujar khatib. 

"Kemudian daripada itu, Surat Al-Ahzab ayat (21) dasar utama dalam Islam yang menegaskan bahwa diri Nabi Muhammad SAW teladan terbaik, pedoman hidup, dan tolok ukur perilaku bagi setiap Muslim dalam menghadapi segala situasi kehidupan, " demikian Tuan Guru HM Syaukani. 

Pada kesempatan Jumatan (Shalat Jumat) dengan imam HM Abduh Amrie kali ini, Gubernur Kalsel H Muhidin yang biasa berada di shaf terdepan tak tampak karena sedang berada di luar daarah. 

Suasana jamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, sesudah Shalat Jum'at (21/8/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.