pickleballvnz.com

Trump: Bukan Iran, tetapi AS yang akan memungut biaya di Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membiarkan Iran mengenakan biaya terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Trump bahkan mengklaim ANTARA News ntt 8 ...

Trump: Bukan Iran, tetapi AS yang akan memungut biaya di Hormuz

Selasa, 4 Agustus 2026 12:53 WIB

Image Print

Sebuah spanduk yang menampilkan Presiden AS Donald Trump serta memuat pesan-pesan dipajang di depan rudal balistik Zolfaghar dan Zolghadr yang dipamerkan di Lapangan Azadi, Teheran, ibu kota Iran, pada 2 Agustus 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency /pri.

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membiarkan Iran mengenakan biaya terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Trump bahkan mengklaim Amerika Serikat akan menjadi pihak yang memungut biaya tersebut.

"Harus begitu. Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump kepada wartawan, Senin.

Pernyataan itu disampaikan saat Trump ditanya mengenai kemungkinan Iran kembali membuka akses pelayaran bebas sepenuhnya di jalur perairan tersebut.

Pada 18 Juni, Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, pada 8 Juli, Trump menyatakan gencatan senjata tidak lagi berlaku.

Sejak saat itu, militer Amerika Serikat melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara di Timur Tengah.

Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga Amerika Serikat menghentikan campur tangan di kawasan tersebut.

Keesokan harinya, Trump menyatakan Amerika Serikat akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz.

Ia juga mengumumkan pemberlakuan kembali blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.