pickleballvnz.com

TNI dan Kemendesa PDT gulirkan Karya Bhakti skala besar di Bengkulu - ANTARA News Bengkulu

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) akan menggulirkan program Karya Bhakti TNI skala besa...

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) akan menggulirkan program Karya Bhakti TNI skala besar berupa kegiatan pembangunan infrastruktur dasar dan pemberian bantuan sosial tersebar dalam 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, di Rejang Lebong, Sabtu, mengatakan program Karya Bhakti TNI skala besar tersebut di antaranya akan dilaksanakan dalam tiga daerah yang berada dalam teritorial Kodim 0409/Rejang Lebong, yakni Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong.

"Program yang melibatkan kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini didukung pembiayaan gabungan dari APBD masing-masing daerah serta pemerintah pusat melalui Kemendes dan Mabes AD. Program ini digagas oleh Panglima Kopassus dan Mendes," kata Agung.

Dia menjelaskan, program Karya Bhakti TNI skala besar ini meliputi pembangunan infrastruktur fisik dasar serta kegiatan nonfisik berupa penyaluran bantuan sosial.

Untuk kegiatan fisik ini, kata dia, mencakup pembukaan jalan, pembuatan sumur bor, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan pembangunan jembatan. Sementara sasaran nonfisik meliputi penyaluran bantuan alat bantu disabilitas seperti kaki palsu dan kursi roda.

Guna memantapkan rencana kegiatan, pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong telah menggelar rapat koordinasi bersama Komandan Resort Militer (Danrem) 041/Garuda Emas Bengkulu secara daring.

Bupati Lebong Azhari mengapresiasi program tersebut di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong memprioritaskan penuntasan sisa 7,4 kilometer pembukaan jalan menuju Desa Sungai Lisai sebagai wilayah terluar.

"Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan karya bhakti dari Mabes AD ini agar Desa Sungai Lisai segera terhubung dengan desa lain. Selain usulan jembatan dan sumur bor, kami juga menyiapkan lahan sekitar 100 hektare untuk lokasi pembangunan markas Yon TP," ujar Azhari.

Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh mengusulkan prioritas peningkatan struktur jembatan sepanjang 10 meter yang menghubungkan Desa Cinto Mandi menuju Desa Langgar Jaya, Kecamatan Bermani Ilir.

Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja mengajukan pembangunan fasilitas sumur bor, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), rehabilitasi jembatan, serta perbaikan rumah ibadah.

"Di tengah efisiensi anggaran saat ini, sinergi karya bhakti skala besar ini sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat," kata Hendri.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.