pickleballvnz.com

Tingkat Pengangguran Terbuka di Tarakan Turun Menjadi 5,05 Persen

Wali Kota Tarakan Khairul menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tarakan terus menunjukkan tren yang membaik.  Berdasarkan data Badan Pusat ANTARA News kaltara 2 ...

Tingkat Pengangguran Terbuka di Tarakan Turun Menjadi 5,05 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 20:53 WIB

Image Print

Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2026 yang digelar di Aula UPTD LLK Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kelurahan Kampung Enam, Tarakan, Kamis (30/7). (ANTARA/HO-DKISP Tarakan)

Tarakan (ANTARA) - Wali Kota Tarakan Khairul menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tarakan terus menunjukkan tren yang membaik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka TPT menurun dari 5,11 persen menjadi 5,05 persen.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2026 yang digelar di Aula UPTD LLK Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kelurahan Kampung Enam, Tarakan, Kamis.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Tarakan, Ketua BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Utara, pimpinan perusahaan di Kota Tarakan, serta para peserta Job Fair 2026.

Menurutnya, penurunan tersebut merupakan hasil dari membaiknya kondisi perekonomian pascapandemi COVID-19 yang ditopang oleh masuknya berbagai investasi ke Kota Tarakan sehingga mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Wali Kota menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya terletak pada penyediaan lapangan kerja, tetapi juga pada kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tarakan mendorong Dinas Tenaga Kerja agar memperkuat perannya dalam menjembatani pencari kerja dengan dunia industri melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja lokal.

Selain itu, Pemkot Tarakan juga terus memperluas perlindungan bagi para pekerja, termasuk nelayan tangkap yang kini telah memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun musibah lainnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wali Kota Tarakan menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja serta santunan kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas serta perlindungan tenaga kerja di Kota Tarakan.
Baca juga: Wawali Tarakan Hadiri Wisuda Universitas Borneo Tarakan

Baca juga: Pemkot Tarakan Penjabaran Visi Misi Kepala Daerah Dalam RKPD

Pewarta : Redaksi
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.