Tim SAR mengevakuasi jenazah relawan gempa NTT dengan helikopter Basarnas
Kantor SAR Maumere bersama unsur SAR setempat mengevakuasi jenazah seorang relawan kemanusiaan yang meninggal dunia saat menjalankan misi penanganan bencana pascagempa bumi di ANTARA News ntt 1 ...
Tim SAR mengevakuasi jenazah relawan gempa NTT dengan helikopter Basarnas
Sabtu, 22 Agustus 2026 13:43 WIB
Pendiri Relawan Gerak Bareng Ahmad Zaki Ali yang meninggal dunia dalam misi kemanusiaan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat kelelahan. (ANTARA/HO-Medsos)
Jakarta (ANTARA) - Kantor SAR Maumere bersama unsur SAR setempat mengevakuasi jenazah seorang relawan kemanusiaan yang meninggal dunia saat menjalankan misi penanganan bencana pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu mengatakan proses evakuasi dilakukan secara cepat untuk memastikan jenazah dapat segera dibawa keluar dari lokasi bencana dan selanjutnya dipulangkan ke Jakarta.
“Pukul 07.04 WITA (Sabtu), Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah almarhum," kata dia.
Diketahui, korban bernama Ahmad Zaki Ali (38) merupakan pendiri Relawan Gerak Bareng. Almarhum dilaporkan meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan misi pendistribusian bantuan dari Reo, Kabupaten Manggarai menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur pada Jumat (21/8) petang.
Setelah proses evakuasi dilakukan dari lokasi penanganan bencana, Helikopter Dauphin Basarnas membawa jenazah menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo. Setibanya di Labuan Bajo, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Pratama Komodo untuk pemulasaraan sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumah duka di Jakarta.
Kantor SAR Maumere bersama seluruh potensi SAR menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ahmad Zaki Ali. Ia dinilai sebagai relawan yang telah mendedikasikan tenaga dan kepeduliannya untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
Mayjen Edy mengatakan dedikasi Ahmad Zaki Ali dalam misi kemanusiaan menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah situasi bencana.
Sebelumnya, Edy telah menyampaikan bahwa Basarnas masih akan bersiaga di NTT untuk memberikan pertolongan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pendistribusian bantuan berupa logistik kebutuhan pokok maupun perlengkapan pengungsian ke daerah-daerah terdampak.
"Kami siap melakukan upaya pencarian, pertolongan, dan pelayanan kemanusiaan melalui jalur darat maupun udara guna memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan optimal," kata Edy.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.