Tim SAR evakuasi wisatawan yang jatuh selfie di pantai Lombok Tengah
Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak dan ketiga rekan mencoba meraih dan menolong korbanLombok Tengah (ANTARA) - Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi empat wisatawan yang jatu...
Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak dan ketiga rekan mencoba meraih dan menolong korban
Lombok Tengah (ANTARA) - Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi empat wisatawan yang jatuh saat berswafoto atau selfie di kawasan Pantai Semeti Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Dari empat korban, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika Gde Eka Suarjana di Lombok Tengah, Minggu.
Ia mengatakan peristiwa yang menimpa korban bermula ketika mereka pergi ke Pantai Semeti dan pada, Minggu sekitar pukul 12.00 Wita korban atas nama Sabila asal Desa Sekotong, Anisa asal Desa Karang Bakan Kuripan, Dimas dan Fedi asal Pancor Tempos.
"Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak dan ketiga rekan mencoba meraih dan menolong korban," katanya.
Baca juga: Basarnas kerahkan tim gabungan cari bocah tenggelam di Sungai Enim
Selain itu, mereka meminta bantuan kepada orang sekitar dan nelayan setempat untuk membantu menolong korban serta meneruskan informasi tersebut ke Tim SAR Mandalika meminta bantuan.
"Korban berhasil di temukan dan di evakuasi oleh nelayan setempat dan dievakuasi ke Klinik Selong Medical service untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.
"Korban meninggal dunia atas nama Sabila dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka," katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas di kawasan pantai, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Tetap hati-hati saat pergi ke tempat wisata, Jangan pergi ke tempat yang dapat membahayakan keselamatan," katanya.
Baca juga: Cuaca buruk hambat pencarian nakhoda speedboat di Teluk Tomini
Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.