Tim gabungan padamkan kebakaran lahan 10,65 hektare di Penajam - ANTARA News Kalimantan Timur
Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan dari berbagai unsur berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10,65 hektare di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara, Kalimantan T...
Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan dari berbagai unsur berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10,65 hektare di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, setelah berjibaku sejak Rabu (19/8) siang hingga pagi tadi.
"Material yang terbakar merupakan jenis mineral dengan semak belukar, pepohonan, dan tumpukan kayu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Nurlaila di Penajam, Kamis.
Karhutla mulai terlihat pada Rabu (19/8) pukul 13.15 Wita saat petugas melakukan pengecekan, kemudian laporan yang masuk ke pihaknya beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 13.23 Wita.
Untuk kronologis kejadian, lanjut ia, sekitar pukul 10.00 Wita, pihaknya mendapat sinyal titik panas dari Lembuswana. Kemudian Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepan dan Kelurahan Sotek menuju ke lokasi sesuai titik koordinat.
"Setelah dilakukan pengecekan ternyata ada beberapa titik api yang mulai meluas, sehingga kemudian petugas menghubungi Damkar Sotek dan menuju lokasi kebakaran, sambil berkoordinasi dengan berbagai unsur," katanya.
Setelah laporan masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, tim langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Pemadaman tersebut melibatkan pengerahan berbagai sarana dan armada pemadam dari unsur gabungan, mulai dari mobil tangki, mesin portabel, hingga kendaraan taktis penanganan karhutla.
"Proses pemadaman dan pendinginan selesai pukul 00.00 Wita. Secara visual api sudah padam, namun masih terdapat banyak bara bara api dan titik asap yang belum dapat dilakukan pemadaman malam hari. Untuk itu, tim kembali melakukan pengecekan dan pendinginan pagi tadi," katanya.
Operasi pemadaman tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola kehutanan, pihak swasta, hingga unsur masyarakat setempat.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.