Tidur cukup tapi tetap ngantuk? Ini 4 penyebab yang jarang disadari! - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - Bangun tidur seharusnya membuat tubuh menjadi segar. Namun, ada kalanya rasa kantuk masih sering kali muncul meski waktu tidur sudah cukup. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, m...
Bandung (ANTARA) - Bangun tidur seharusnya membuat tubuh menjadi segar. Namun, ada kalanya rasa kantuk masih sering kali muncul meski waktu tidur sudah cukup.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kualitas tidur yang buruk hingga kondisi kesehatan tertentu. Berikut beberapa penyebab yang membuat tubuh tetap mengtantuk meski sudah cukup tidur.
Narkolepsi
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), narkolepsi merupakan gangguan tidur kronis yang ditandai dengan rasa kantuk berlebihan pada siang hari meski seseorang sudah tidur cukup pada malam hari.
Penderita dapat tertidur secara tiba-tiba ketika sedang belajar, bekerja atau sedang melakukan aktivitas yang lain. Kondisi ini terjadi karena otak mengalami gangguan dalam mengatur siklus tidur dan bangun.
Jika rasa kantuk berlangsung terus menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Stres Berlebihan
Stres yang berlangsung lama dapat mengganggu kualitas tidur sehingga daya tahan tubuh menjadi kurang optimal.
Kondisi tersebut membuat penderita tetap merasa lelah dan mengantuk meski sudah tidur dalam waktu yang lama, saat mengalami stress tubuh dan pikiran cenderung sulit untuk benar-benar rileks sehingga tidur menjadi kurang nyenyak.
Kualitas Tidur yang Buruk
Durasi tidur yang lama belum tentu menjamin tubuh mendapat istirahat yang berkualitas, kebiasaan ketika sering terbangun pada malam hari atau dengan kita menggunakan jadwal tidur kita untuk bekerja, atau tidur di lingkungan yang bising dapat menurunkan kualitas tidur.
Akibatnya, tubuh tetap terasa lelah saat bangun dan rasa kantuk masih muncu meski waktu tidur sudah memenuhi kebutuhan.
Anemia
Anemia atau kekurangan sel darah merah juga dapat menjadi penyebab seseorang sering mengantuk meski sudah tidur cukup. Kondisi ini membuat pasokan oksigen ke jaringan tubuh berkurang.
Akibatnya, penderita dapat merasa mudah lelah, lemas, dan mengantuk.
Selain mengantuk penderita anemia juga dapat mengalami gejala seperti wajah pucat, pusing dan jantung berdebar hingga sulit berkonsentrasi, jika keluhan berlangsung dalam waktu lama sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Jika rasa kantuk terus terjadi meski waktu tidur sudah cukup, jangan langsung sepelekan.
Apabila keluhan berlangsung lama atau mulai mengganggu aktivitas serta di susul oleh gejala tertentu segera konsultasikan ke tenaga kesehatan agar penyebab dapat diketahui dan ditangani sejak dini.
Pewarta: Zahra Diya
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.