Teras Narang minta pusat bantu Kalteng tangani karhutla
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang meminta pemerintah pusat, turut memberikan bantuan terhadap Provinsi Kalimantan Tengah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan ANTARA News kalteng otomotif ...
Teras Narang minta pusat bantu Kalteng tangani karhutla
Jumat, 24 Juli 2026 17:18 WIB
Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang. ANTARA/HO.
Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang meminta pemerintah pusat, turut memberikan bantuan terhadap Provinsi Kalimantan Tengah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kejadian perlu asistensi di Kalteng salah satunya di Kabupaten Barito Timur karena ada titik api tak kunjung padam hingga belasan hari efek medan gambut yang rumit, kata Teras Narang melalui pesan singkat diterima di Palangka Raya, kemarin.
"Terlebih hingga pertengahan Juli 2026 ini, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng, telah tercatat 472 kejadian karhutla," ujarnya.
Menurut senator RI asal Kalteng itu, kejadian karhutla mencapai 472 titik itu bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan alarm bahaya. Sebab, api telah menghanguskan lebih dari 456,78 hektare lahan hijau di Bumi Tambun Bungai akibat musim kemarau ekstrem.
Teras Narang pun melihat dampak karhutla ini sudah sangat memukul kehidupan sehari-hari masyarakat secara nyata. Kondisi ini memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada anak-anak dan lansia.
Di sisi lain, para petani tradisional dan pekerja lapangan terpaksa kehilangan mata pencaharian mereka karena lahan pertanian mereka hangus terbakar, atau karena kondisi udara yang terlalu berbahaya untuk beraktivitas di luar ruangan. Dalam kondisi ini, bila terus dibiarkan, roda perekonomian daerah di kabupaten dan kota yang mengalami langsung Karhutla juga lumpuh total akibat kepungan asap.
Sebagai wakil daerah di DPD RI, dirinya juga berharap pemerintah daerah dapat menjamin ketersediaan anggaran kebencanaan secara penuh. Sekalipun di tengah tekanan fiskal saat ini, pemotongan anggaran semoga tidak mengorbankan porsi kekuatan anggaran penanganan bencana.
"Dengan begitu, kesiapan alat, kesigapan hingga keselamatan petugas dan relawan yang menangani dapat terjaga. Sebagaimana hak masyarakat atas keselamatan, kesehatan, dan perlindungan dari bencana asap mesti mutlak dijaga," kata Teras Narang.
Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu kembali berharap Pemerintah pusat tidak menutup mata dan turut serta membantu penanganan karhutla yang membutuhkan penanganan ekstra.
Sementara bagi masyarakat dan pelaku usaha, agar bersama menjaga situasi kebencanaan dengan tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya karhutla. Dalam hal ini, setiap tindakan yang membahayakan kepentingan publik mesti dicegah bersama, serta pada titik tertentu agar dapat ditindak tegas secara hukum.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.