pickleballvnz.com

Teknologi AI Mulai Masuk ke Bank Daerah

 Lifestyle Digilife Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:58...

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Jakarta, VIVA – Pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) mulai merambah sektor perbankan daerah di Indonesia. Jika selama ini transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) identik dengan layanan perbankan digital, kini arah pengembangannya mulai bergeser ke penggunaan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional hingga kualitas layanan kepada nasabah.

Baca Juga

Langkah tersebut mengemuka dalam ajang CxO BPD Summit 2026 yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 6 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Lintasarta dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat transformasi digital BPD melalui pemanfaatan teknologi AI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi itu juga diperkuat dengan penandatanganan kesepakatan transformasi digital bersama Bank Jakarta, Bank BPD Bali, dan Bank Sumsel Babel. Di saat yang sama, Lintasarta turut menegaskan komitmen sinergi strategis dengan Bank Jateng sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digital perbankan daerah.

Baca Juga

President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, mengatakan transformasi digital tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi. Menurutnya, BPD perlu memiliki fondasi digital yang mampu mendukung kebutuhan bisnis di tengah ekonomi yang semakin terdigitalisasi.

"Masa depan ekonomi daerah sangat dipengaruhi kemampuan BPD menjadi orkestrator ekosistem digital daerah. Melalui Lintasarta Intelligent Core, kami menghadirkan fondasi digital berbasis AI yang memungkinkan setiap BPD mempercepat transformasi digital secara aman, terintegrasi, dan tetap menjaga kedaulatan data serta karakteristik masing-masing daerah," ujarnya, dikutip Kamis 6 Agustus 2026.

Baca Juga

Armand menjelaskan fondasi digital tersebut dibangun berdasarkan tiga prinsip utama. Pertama, Sovereign, yakni memastikan data dan operasional tetap berada di Indonesia. Kedua, Integrated, dengan menghadirkan arsitektur dan tata kelola yang terintegrasi. Ketiga, Seamless Experience, sehingga layanan digital dapat berjalan lebih efisien dan nyaman bagi nasabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain membangun infrastruktur digital, kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui program Laskar AI bersama Asbanda University. Program ini diharapkan mampu mencetak talenta digital yang memahami implementasi AI di industri perbankan.

Kolaborasi juga diarahkan untuk mengembangkan berbagai use case AI yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Di sisi lain, Forum Transformasi Digital dan AI akan dibentuk sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar-BPD dalam mengadopsi teknologi baru.

Halaman Selanjutnya

Sekretaris Jenderal Asbanda, Rokidi, menilai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing BPD di tengah perubahan industri keuangan. Menurutnya, transformasi digital yang didukung AI diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan perbankan, tetapi juga memperkuat peran BPD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.