Tekiro Raih Guinness World Records Lewat Kompetisi Mekanik | Otomotifo
Tekiro menerima sertifikat Guinness World Records untuk kategori The Largest Automotive Mechanic Competition. Pengakuan tersebut diberikan setelah Tekiro menggelar Mechanic Competition 2026 yang diikuti puluhan...

Tekiro menerima sertifikat Guinness World Records untuk kategori The Largest Automotive Mechanic Competition. Pengakuan tersebut diberikan setelah Tekiro menggelar Mechanic Competition 2026 yang diikuti puluhan ribu siswa dari berbagai wilayah Indonesia.
Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya Tekiro dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa SMK otomotif. Kompetisi tersebut tidak hanya menilai peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana pengukuran kemampuan teknis yang sesuai dengan tantangan kendaraan modern.
Table of Contents
- Apa yang Membuat Tekiro Meraih Guinness World Records?
- Skala Peserta dan Peran SMK dalam Kompetisi
- Rangkaian Tekiro Mechanic Competition 2026
- Manfaat Kompetisi bagi Peserta dan Sekolah
- Hal yang Perlu Diperhatikan
Apa yang Membuat Tekiro Meraih Guinness World Records?
Guinness World Records mengonfirmasi bahwa Tekiro Mechanic Competition 2026 memenuhi ketentuan untuk kategori kompetisi mekanik otomotif terbesar. Tomomi Sekioka selaku Official Adjudicator dari Guinness World Records menyampaikan bahwa penilaian dilakukan melalui pemeriksaan bukti yang dikirimkan berdasarkan pedoman resmi.
Dalam pernyataannya, Tomomi menjelaskan bahwa kompetisi tersebut berhasil mempertemukan siswa SMK dari seluruh Indonesia dalam skala besar. Setelah proses verifikasi, kegiatan ini dinyatakan memenuhi seluruh syarat yang berlaku untuk kategori rekor tersebut.
Bagi Tekiro dan PT Altama Surya Anugerah, sertifikat ini bukan hanya terkait besarnya jumlah peserta. Penghargaan tersebut juga dipandang sebagai bentuk pengakuan terhadap komitmen perusahaan dalam membantu menyiapkan tenaga kerja otomotif yang lebih kompeten dan mampu bersaing.
Skala Peserta dan Peran SMK dalam Kompetisi
Tekiro Mechanic Competition telah berlangsung sejak 2022 hingga 2026. Dalam periode tersebut, disebutkan sudah lebih dari 252 ribu siswa mendaftar untuk mengikuti ajang tahunan ini.
Khusus pada penyelenggaraan 2026, kompetisi berlangsung pada Maret hingga April. Jumlah pesertanya lebih dari 89 ribu pelajar yang berasal dari 544 SMK di Indonesia. Angka tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam pencapaian rekor yang diterima Tekiro.
Oscar Sutjiadi, Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, menyampaikan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata mencari pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk menguji standardisasi kemampuan teknis peserta saat menghadapi berbagai persoalan mesin modern berdasarkan standar internasional yang diakui.
Bagi pembaca Otomotifo, capaian ini menunjukkan bahwa kompetisi keterampilan otomotif dapat menjadi ruang penting bagi siswa SMK untuk mengukur kemampuan mereka sebelum masuk ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan.
Rangkaian Tekiro Mechanic Competition 2026
Tekiro Mechanic Competition 2026 disusun dalam beberapa tahap. Kegiatan dimulai dari roadshow ke berbagai sekolah, lalu berlanjut ke penyisihan online. Tahapan tersebut digunakan untuk menyaring peserta sebelum masuk ke semifinal dan final.
Babak semifinal dan final digelar di Jakarta pada 25–26 April 2026. Pada tahap ini, peserta diuji melalui sejumlah materi teknis yang berkaitan langsung dengan dunia otomotif.
Beberapa area pengujian yang disebutkan dalam kompetisi ini meliputi:
- Sistem kelistrikan kendaraan.
- Diagnosa mesin.
- Sistem transmisi.
- Penanganan teknologi kendaraan modern.
Materi tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi tidak hanya berfokus pada teori. Peserta juga perlu memahami cara menangani persoalan teknis yang relevan dengan perkembangan kendaraan masa kini.
Manfaat Kompetisi bagi Peserta dan Sekolah
Pemenang Tekiro Mechanic Competition 2026 mendapatkan hadiah uang tunai dengan total ratusan juta rupiah, trofi, dan sertifikat. Selain itu, sekolah juga menerima paket perlengkapan alat bengkel profesional.
Manfaat lain yang disebutkan adalah kesempatan karier di bengkel internasional. Pemenang juga memperoleh jalur khusus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dengan bentuk penghargaan tersebut, kompetisi ini memberi dampak lebih luas bagi peserta maupun sekolah. Siswa mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan dan membuka peluang lanjutan, sementara sekolah memperoleh dukungan perlengkapan yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran praktik.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Pencapaian Guinness World Records ini memberi gambaran bahwa pendidikan vokasi otomotif membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Keterlibatan sekolah, siswa, penyelenggara, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keterampilan yang lebih terukur.
Kompetisi seperti ini juga dapat membantu siswa memahami standar kemampuan yang dibutuhkan di bidang otomotif. Dengan mengikuti proses seleksi, pengujian, hingga final, peserta bisa mengetahui aspek teknis yang harus terus diasah.
Secara ringkas, sertifikat Guinness World Records yang diterima Tekiro menjadi penanda besarnya partisipasi siswa SMK dalam kompetisi mekanik otomotif. Informasi dalam artikel ini merujuk pada laporan Carmudi.