TECNO Spark Go 3 Pro Rilis di India, Jadi Spark 50C Untuk Pasar Global? - Gizmologi.id
TECNO sedang menyiapkan kehadiran smartphone gaming terbarunya di Indonesia, yakni POVA 8 Pro 5G yang sudah diumumkan lewat sejumlah teaser dari akun media sosial resminya. Namun lain di India, di mana TECNO Sp...
TECNO sedang menyiapkan kehadiran smartphone gaming terbarunya di Indonesia, yakni POVA 8 Pro 5G yang sudah diumumkan lewat sejumlah teaser dari akun media sosial resminya. Namun lain di India, di mana TECNO Spark Go 3 Pro debut dalam desain yang kekinian. Menariknya, smartphone TECNO Rp2 jutaan terbaru ini mengedepankan daya tahan perangkat.
Sejak awal, lini TECNO Spark memang hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau, terutama bila dibandingkan dengan lini POVA yang fokus pada aspek gaming alias performa, hingga CAMON yang membawa inovasi terbaik di segmennya untuk sektor kamera. Adanya embel-embel “Pro” seolah menunjukkan bila opsi baru satu ini bakal mengisi segmen yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Spark Go 3 terdahulu.
Tidak dapat dipungkiri, harga TECNO Spark Go 3 Pro yang siap dijual perdana lewat e-commerce Amazon di India, tidak semenggoda generasi-generasi sebelumnya yang dibanderol mulai Rp1 jutaan. Meski memang, situasi ini dialami oleh semua brand, akibat kenaikan biaya komponen yang dilanda semua perusahaan secara global, setidaknya dalam satu tahun terakhir.
Baca juga: Spesifikasi TECNO POVA 8 Pro 5G, Siap Hadir Resmi dalam Edisi Eksklusif Lamborghini
Bawa Dua Sertifikasi Khusus Untuk Durabilitas

Dengan imbuhan pada bagian namanya, tentu spesifikasi TECNO Spark Go 3 Pro lebih tinggi dibandingkan varian Spark Go 3 standar yang debut Januari kemarin. Secara tampilan, desain TECNO Spark Go 3 Pro nampak mengikuti bagaimana Apple merancang iPhone seri Pro terbarunya, dengan modul kamera yang dibuat melebar dari tepi kiri ke kanan di sisi belakang atas perangkat. Bahkan lampu kilatnya juga diletakkan berjauhan dari sensor kamera, seperti iPhone 17 Pro Series.
Bodi TECNO Spark Go 3 Pro sudah mengusung sertifikasi hingga IP69, sehingga tahan dari debu dan air baik dalam suhu maupun tekanan tinggi. Dan tak sampai di situ, juga membawa sertifikasi bintang lima dari SGS, yang menjamin tetap dapat berfungsi normal meski jatuh dari ketinggian hingga 1,7 meter. Layar perangkat juga dirancang agar tetap dapat digunakan secara normal meski di bawah guyuran air hujan, atau dengan jari berminyak sekalipun.

Layar TECNO Spark Go 3 Pro berukuran 6,78 inci, menggunakan panel IPS dalam resolusi HD+, dengan refresh rate maksimum sampai 120Hz. TECNO mengklaim angka refresh rate tersebut bersifat adaptif, dan dipasangkan bersama setup speaker stereo dengan fitur volume maksimum hingga 300%.
Keunggulan TECNO Spark Go 3 Pro lainnya ada pada sektor baterai. Di segmennya, kapasitas baterai 5200 mAh sudah tergolong cukup besar, diklaim sanggup digunakan untuk memutar video secara kontinyu hingga 11 jam. Mendukung fast charging 15W, baterai tersebut juga diklaim tetap memiliki kapasitas hingga 80% selama 4 tahun penggunaan.
Spesifikasi TECNO Spark Go 3 Pro Identik dengan Spark 50C

Mengingat smartphone TECNO terbaru satu ini menyasar segmen kelas entri, maka wajar bila aspek performa bukan jadi nilai jual utama. Performa TECNO Spark Go 3 Pro diperkuat cip Helio G81 octa-core dari MediaTek, dengan RAM LPDDR4x dan penyimpanan berjenis UFS 2.2. Sistem operasinya sendiri sudah menjalankan Android 16.
Meski begitu, tetap ada sejumlah fitur ekstra menarik yang disematkan. Selain sensor inframerah yang dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat elektronik rumah, juga disematkan fitur AI yang bisa membantu meningkatkan kualitas panggilan suara. Dan bila ditilik ke situs resmi TECNO global, TECNO Spark Go 3 Pro punya spesifikasi hingga desain identik seperti seri Spark 50C. Mengindikasikan penamaan berbeda di luar India.
Di India, harga TECNO Spark Go 3 Pro dibanderol mulai INR15,999 atau sekitar Rp2,9 jutaan untuk varian 4+64GB. Sementara untuk varian 4+128GB, dibanderol INR16,999 (Rp3,1 jutaan). Ya, sayangnya dengan kenaikan biaya komponen global, harga smartphone kelas entri satu ini jadi naik derastis. Apakah bakal lebih terjangkau bila kelak dijual resmi di Indonesia? Kita nantikan saja kehadirannya ya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.