Tak Hanya Jaga Keamanan, Lewat Hal Ini Polri Disebut Beri Manfaat Luas untuk Masyarakat
Pekanbaru, VIVA – Riau Bhayangkara Run 2026 disebut menjadi salah satu contoh kegiatan yang mampu melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Baca Juga Selain diikuti lebi...
Pekanbaru, VIVA – Riau Bhayangkara Run 2026 disebut menjadi salah satu contoh kegiatan yang mampu melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Baca Juga
Selain diikuti lebih dari 15 ribu pelari, kegiatan yang digelar Polda Riau itu juga dinilai memberikan manfaat yang lebih luas di luar penyelenggaraan olahraga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Komisaris Besar Polisi Daniel Widya Mucharam mengatakan, kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat.
Baca Juga
“Alhamdulillah seluruh rangkaian Riau Bhayangkara Run 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Yang paling membanggakan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," ujar Daniel, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurut Daniel, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai elemen, mulai dari Polda Riau, TNI, Pemerintah Provinsi Riau, pemerintah kabupaten dan kota, sponsor, komunitas lari, relawan, tenaga kesehatan, media massa, pelaku UMKM hingga seluruh pihak yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Baca Juga
Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas dapat memberikan manfaat di berbagai sektor.
“Hasil analisis ini menjadi motivasi bagi kami bahwa setiap kegiatan yang diselenggarakan harus mampu memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Bukan hanya sukses sebagai event olahraga, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi menjelaskan pihaknya melakukan penelitian untuk mengukur dampak penyelenggaraan kegiatan tersebut terhadap aktivitas di daerah. Penelitian dilakukan melalui survei terhadap 130 responden peserta yang dipadukan dengan data penyelenggara, kemudian dianalisis menggunakan Tabel Input-Output Provinsi Riau.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, penyelenggaraan kegiatan diperkirakan menghasilkan efek ekonomi sekitar Rp58,9 miliar yang berasal dari total belanja peserta sekitar Rp42,5 miliar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Asep, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara, tetapi juga mengalir ke berbagai sektor yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat.
"Dengan demikian, kegiatan seperti ini memiliki kontribusi yang positif dalam mendorong aktivitas ekonomi lokal,” ujar Asep.
Halaman Selanjutnya
Ia menambahkan, hasil survei juga menunjukkan 95,4 persen responden menilai kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, 98 persen peserta menyatakan bersedia kembali mengikuti kegiatan serupa.