pickleballvnz.com

Suzuki Fronx Genap Setahun, Varian Barunya Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Suzuki Fronx di pasar otomotif Indonesia genap satu tahun. Dalam waktu yang relatif singkat, SUV kompak berlogo 'S' ini berhasil menjadi salah satu tulang punggung penjualan PT...

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Suzuki Fronx di pasar otomotif Indonesia genap satu tahun. Dalam waktu yang relatif singkat, SUV kompak berlogo 'S' ini berhasil menjadi salah satu tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), sekaligus memperkuat posisi Suzuki di segmen SUV elektrifikasi.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales Suzuki Fronx telah mencapai 14.623 unit sejak pertama kali meluncur pada Mei 2025 hingga April 2026. Capaian tersebut menunjukkan respons positif konsumen terhadap SUV kompak yang mengusung teknologi mild hybrid ini.

Salah satu faktor yang membuat Suzuki Fronx diterima pasar adalah harga yang kompetitif. Saat ini, Fronx menjadi salah satu SUV elektrifikasi dengan banderol yang relatif terjangkau di Indonesia.

Varian Suzuki Fronx GX M/T dipasarkan dengan harga mulai Rp 286,9 juta, sementara varian tertinggi Suzuki Fronx SGX Kuro, yang meluncur pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, dibanderol Rp 333,8 juta.

Suzuki Fronx merupakan salah satu produk yang sepenuhnya dirakit di Indonesia, tepatnya di fasilitas produksi Suzuki di Cikarang, Jawa Barat.

SUV kompak ini juga memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 63 persen, yang menjadi salah satu bukti komitmen Suzuki dalam mengembangkan industri otomotif nasional.

Selain menjamin pasokan kendaraan lebih stabil untuk pasar domestik, Indonesia juga dipercaya sebagai salah satu basis produksi global Suzuki Fronx, selain India.

Saat ini, Suzuki Fronx buatan Indonesia telah diekspor ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, antara lain Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Di balik kap mesin, Suzuki menawarkan dua pilihan jantung pacu untuk Fronx.

Varian GL mengandalkan mesin bensin 1.5 liter K15B, sedangkan varian GX dan SGX menggunakan mesin K15C Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Teknologi mild hybrid tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus memberikan respons akselerasi yang lebih halus, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas stop and go di kawasan perkotaan.

Kombinasi mesin konvensional dengan sistem hybrid ringan ini menjadi salah satu nilai jual utama Suzuki Fronx di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan yang lebih efisien.