pickleballvnz.com

Studio Filipina akuisisi hak remake film “2nd Miracle in Cell No.7”

Jakarta (ANTARA) - Studio Filipina, Viva Communications, telah mengakuisisi hak cipta untuk pembuatan ulang (remake) film "2nd Miracle in Cell No. 7".Langkah tersebut menandai pertama kalinya sebuah film asal I...

Jakarta (ANTARA) - Studio Filipina, Viva Communications, telah mengakuisisi hak cipta untuk pembuatan ulang (remake) film "2nd Miracle in Cell No. 7".

Langkah tersebut menandai pertama kalinya sebuah film asal Indonesia diproduksi ulang untuk pasar Filipina.

"Dengan '2nd Miracle in Cell No. 7', Viva Communications melanjutkan tradisi membanggakan dalam menciptakan sinema berkualitas tinggi yang menyentuh hati, beresonansi lintas generasi, dan menyatukan seluruh anggota keluarga di bioskop," ujar CEO Viva Communications, Inc. Vincent Del Rosario seperti dilansir Variety, Jumat.

Baca juga: Tawa dan haru, kesan dalam menonton film 2nd Miracle in Cell N0. 7

Menurut laporan tersebut, film adaptasi itu dijadwalkan tayang perdana pada 25 Desember sebagai bagian dari Metro Manila Film Festival (MMFF).

Sebelumnya, film orisinal "Miracle in Cell No. 7" pertama kali debut di Korea Selatan pada 2013 dan menjadi hit besar yang melahirkan banyak pembuatan ulang di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Filipina.

Rumah produksi asal Indonesia Falcon Pictures kemudian melangkah lebih jauh dengan memproduksi "2nd Miracle in Cell No. 7", sebuah sekuel orisinal yang melanjutkan kisah tersebut dengan mengambil langkah kreatif yang berani untuk memperluas semestanya dengan cerita orisinal Indonesia.

Baca juga: Menkomdigi sebut banyak belajar dari film "2nd Miracle in Cell No. 7"

"Melihat sekuel kami kini disambut dan diproduksi ulang oleh Filipina adalah sebuah kehormatan luar biasa. Ini adalah sejarah pertama bagi sinema Indonesia dan membuktikan bahwa cerita lokal kami yang sarat emosi memiliki detak jantung universal yang dapat bergema jauh melampaui batas negara kita," kata produser Falcon Pictures Frederica.

Ekspansi waralaba itu juga disambut baik oleh Next Entertainment World, pemilik hak cipta asli "Miracle in Cell No. 7", bersama dengan divisi penjualan internasional mereka, Contents Panda.

Baca juga: Film "2nd Miracle In Cell No. 7" tayang di bioskop mulai 25 Desember

"‘Miracle in Cell No. 7’ telah berkembang melampaui sekadar film 'remake' menjadi sebuah kisah bersama yang terus berevolusi di Asia Tenggara. Kami bangga melihat babak baru dari Indonesia ini sekarang menginspirasi Filipina," kata Presiden Contents Panda Danny Lee.

Viva Communications kini sedang mengadaptasi sekuel versi Indonesia tersebut untuk penonton Filipina. Proses produksi saat ini sedang berjalan, dan film ini akan menjadi salah satu suguhan utama dalam MMFF tahun ini — sebuah festival yang dimanfaatkan oleh studio untuk menarik kembali penonton ke bioskop Filipina selama musim liburan.

Baca juga: Ryu Seung-ryong dan Kal So-won ungkap kesan mereka saat di Indonesia

Baca juga: Ryu Seung-ryong akan hadir di penayangan "2nd Miracle In Cell No. 7"

Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.