pickleballvnz.com

Soal Perkelahian Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, Ini Komentar Jose Mourinho

Hervin Saputra | 21 Agustus 2026, 19:58 WIBPelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dalam sesi konferensi pers jelang laga timnya versus Espanyol di Madrid, Spanyol, Rabu (19/8/2026). REAL MADRID.AKURAT.CO, Pelatih ...

Hervin Saputra

| 21 Agustus 2026, 19:58 WIB

Soal Perkelahian Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, Ini Komentar Jose Mourinho

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dalam sesi konferensi pers jelang laga timnya versus Espanyol di Madrid, Spanyol, Rabu (19/8/2026). REAL MADRID.

AKURAT.CO, Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akhirnya bicara soal perkelahian antara dua pemainnya, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Mourinho menganggap hal tersebut adalah situasi yang normal.

Pernyataan ini disampaikan Jose Mourinho menjelang laga debut periode keduanya sebagai Pelatih Real Madrid. Adapun Madrid akan memulai laga kompetitif pertama musim baru dengan bertandang ke markas Espanyol, Sabtu (22/8/2026).

“Saya belum perlu bicara dengan Tchouameni. Saya melihat semuanya sebagai hal yang normal,” kata Jose Mourinho dipetik dari AS.

“Jika Anda bilang pada saya bahwa saya, tanpa mengetahui masalah (Tchouameni-Valverde), melihat bagaimana mereka berinteraksi, saya bahkan tidak bisa membayangkan apa yang sudah terjadi musim lalu.”

Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni diketahui melakukan perkelahian fisik dalam sesi latihan Madrid pada 7 Mei silam. Insiden tersebut konon menyebabkan Valverde harus dibawa ke rumah sakit.

Tidak diketahui penyebab perkelahian tersebut. Namun, peristiwa terjadi di tengah situasi sulit di mana Madrid bersiap menuju akhir musim di mana mereka tak mendapatkan gelar sama sekali.

https://akurat.co/bola/855210/latihan-real-madrid-tegang-pasca-perkelahian-auerelien-tchouameni-dan-federico-valverde

Mourinho mengaku mendapatkan kabar soal pertikaian Tchouameni-Valverde sebelum ia resmi meneken kontrak sebagai pelatih klub raksasa sepakbola Spanyol tersebut pada 11 Juni silam.

Lebih jauh, pelatih asal Portugal yang melatih Los Blancos pada periode pertama dalam rentang 2010-2013 itu mengatakan bahwa ia tak perlu membicarakan soal insiden perkelahian yang sudah  berlalu itu.

“Mereka bilang pada saya tidak seharusnya bicara (soal perkelahian), bahwa saya tidak perlu memberikan dampak demi menciptakan perdamaian,” kata Mourinho.

“Ini bukan soal damai, ini soal kenormalan, pertemanan, kerjasama. (Situasinya) seakan-akan tidak pernah ada apapun yang terjadi.”

Mourinho juga menyebutkan bahwa kondisi kejiwaannya saat ini jauh berbeda dari ketika ia pertama datang dan pergi pada periode pertama. Eks pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United itu mengaku kini ia lebih kalem.

“Saya lebih baik ketimbang ketika saya datang dan ketika saya pergi. Itu intinya. Paham kan? Di situ kita saat ini,” kata pelatih dengan dua gelar Liga Champions tersebut.