Situbondo optimalisasi pengelolaan aset desa lewat Sipades - ANTARA News Jawa Timur
Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur mengoptimalkan pengelolaan aset desa melalui penggunaan aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa atau Sipades 3.0, agar lebih tertib dan ses...
Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur mengoptimalkan pengelolaan aset desa melalui penggunaan aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa atau Sipades 3.0, agar lebih tertib dan sesuai dengan kaidah pengelolaan aset yang baik.
"Selama ini pengelolaan aset desa di 132 desa belum optimal, harapan kami mengelola aset menggunakan aplikasi Sipades ini nantinya aset desa tercatat dengan baik dan tertib," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo Akhmad Yulianto, di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo Imam Darmaji mengatakan untuk optimalisasi penggunaan aplikasi Sipades itu bekerja sama dengan Balai Besar Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri di Malang melalui bimbingan teknis bagi seluruh operator pemerintahan desa.
"Seluruh operator dan Sekretaris desa kami undang mengikuti bimtek aplikasi Sipades, agar mereka memahami penggunaan Sipades untuk pengelolaan aset desa," ujarnya.
Imam menjelaskan bahwa tujuan utama penggunaan aplikasi Sipades 3.0 yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri itu untuk menata pengelolaan aset di desa.
Melalui penggunaan aplikasi ini seluruh aset desa seperti tanah kas desa, kendaraan dinas dan aset desa lainnya bisa tercatat dengan baik.
"Semua aset desa yang masuk dalam aplikasi Sipades 3.0 ini nantinya akan terlihat dan terpantau oleh pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat. Selama ini pengelolaan aset desa masih manual," katanya.
Imam menambahkan, hingga saat ini dari 132 desa di Situbondo tercatat baru 30 persen yang telah menggunakan atau mengaktifkan aplikasi Sipades 3.0 dalam pengelolaan aset desa.
Penggunaan aplikasi Sipades 3.0, lanjutnya, akan memudahkan sistem pelaporan, pencatatan, dan pengelolaan aset desa di masing-masing desa.
"Dengan adanya aplikasi ini, cukup membantu karena aplikasi yang baru ini lebih mudah daripada aplikasi yang sebelumnya," ujarnya.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.