pickleballvnz.com

Siswa SD di Ponorogo galang donasi untuk korban gempa NTT - ANTARA News Jawa Timur

Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Puluhan siswa SD di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggalang donasi untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui kegiatan Jumat Ukhuwah dan Amal Ramah (JUA...

Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Puluhan siswa SD di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggalang donasi untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui kegiatan Jumat Ukhuwah dan Amal Ramah (JUARA), Jumat.

Aksi solidaritas tersebut melibatkan siswa dan guru SDN 1 Ngrupit dengan mengusung tema “Rajut Doa dan Peduli Sesama”.

Selain mengumpulkan donasi, kegiatan diisi doa bersama untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala SDN 1 Ngrupit Prema Kartika Intansari mengatakan penggalangan donasi menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan kepedulian sosial kepada siswa melalui aksi nyata.

“Menanamkan kepedulian sosial tidak cukup hanya melalui teori di kelas. Anak-anak perlu mempraktikkannya secara langsung agar menjadi pengalaman bermakna dalam pembentukan karakter mereka,” ujar Prema.

Menurut dia, JUARA merupakan kegiatan rutin sekolah yang digelar setiap Jumat. Dalam kegiatan tersebut, siswa dibiasakan melakukan berbagai aktivitas yang mendorong kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Rangkaian kegiatan kali ini diawali pembiasaan pagi, salat Dhuha berjamaah, dan doa bersama bagi korban bencana di NTT. Siswa dan guru kemudian secara sukarela menyisihkan uang untuk didonasikan.

Salah seorang siswa, Yasmin Adeliana, mengatakan dirinya sengaja menyisihkan sebagian uang saku untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya senang bisa ikut membantu. Saya menyisihkan sebagian uang saku untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” katanya.

Pihak sekolah berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan penggalangan dana, tetapi menjadi pengalaman bagi siswa untuk membangun empati dan kebiasaan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Tidak disebutkan rinci berapa siswa terlibat aksi donasi maupun jumlah dana kemanusiaan terkumpul dalam acara tersebut.

Pihak perwakilan sekolah maupun wali murid menyebut aksi itu lebih ditujukan untuk menggugah atau membangun jiwa solidaritas, kemanusiaan serta rasa empati para pelajar sejak usia dini, selain untuk tujuan amal.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.