Shelton pertahankan gelar ATP Masters Montreal
Jakarta (ANTARA) - Petenis Amerika Serikat Ben Shelton sukses mempertahankan gelar National Bank Open setelah mengalahkan rekan senegaranya, Brandon Nakashima, 6-3, 7-6(4), pada pertandingan final di Montreal, ...
Jakarta (ANTARA) - Petenis Amerika Serikat Ben Shelton sukses mempertahankan gelar National Bank Open setelah mengalahkan rekan senegaranya, Brandon Nakashima, 6-3, 7-6(4), pada pertandingan final di Montreal, Kanada, Jumat WIB.
Kemenangan tersebut menjadi gelar ATP Masters 1000 kedua bagi Shelton setelah menjuarai ajang yang sama pada tahun lalu ketika turnamen digelar di Toronto.
"Penampilan saya sepanjang pekan ini dan kemampuan melewati undian pertandingan menunjukkan hasil dari kerja keras yang telah saya lakukan. Ini juga menunjukkan ketangguhan mental saya dan kemampuan untuk tetap fokus menghadapi segala sesuatu yang terjadi pekan ini," kata Shelton dikutip dari ATP.
Dengan keberhasilan mempertahankan gelar tersebut, Shelton menjadi petenis putra keempat pada abad ini yang mampu melakukan hal serupa di turnamen Kanada. Ia menyamai catatan Andy Murray (2009-2010), Novak Djokovic (2011-2012), dan Rafael Nadal (2018-2019).
Shelton tampil dominan sepanjang pertandingan final. Setelah mendapatkan break pada kedudukan 3-3 di set pertama melalui pukulan pengembalian yang keras, petenis berusia 23 tahun itu terus mengendalikan tempo pertandingan melalui servis dan pukulan forehand-nya.
Menurut statistik ATP, Shelton tidak menghadapi satu pun break point sepanjang pertandingan. Ia juga berhasil mengonversi dua dari empat peluang break yang diperolehnya.
Baca juga: Swiatek raih gelar perdana 2026 setelah taklukkan Rybakina di Toronto
Shelton menutup pertandingan dalam waktu satu jam 27 menit melalui pukulan forehand winner. Ia kemudian merayakan kemenangan tersebut bersama tim dan keluarganya di lapangan.
Kemenangan atas Nakashima juga membuat Shelton memperpanjang keunggulannya menjadi 6-0 dalam catatan pertemuan mereka.
Gelar Montreal menjadi trofi keempat Shelton sepanjang 2026 setelah menjuarai turnamen di Dallas, Munich, dan Stuttgart. Secara keseluruhan, petenis Amerika itu kini mengoleksi tujuh gelar ATP Tour.
Sementara itu, Nakashima yang tampil dalam final Masters 1000 pertamanya harus mengakhiri perjuangannya sebagai runner-up. Petenis berusia 25 tahun itu tengah memburu gelar ATP Tour kedua setelah terakhir kali menjadi juara di San Diego pada 2022.
Meski gagal meraih gelar, Nakashima mencatatkan pencapaian terbaik dalam karirnya dengan menembus peringkat ke-22 dunia dalam ATP Live Rankings.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim saya atas semua bantuan dan dukungan sepanjang karir saya. Ayah, ibu, saudara laki-laki saya, saya benar-benar harus berterima kasih kepada mereka semua atas segala sesuatu dalam karir saya," ujar Nakashima.
"Ini benar-benar menjadi salah satu pekan terbaik dalam hidup saya."
Baca juga: Sinner mundur dari Cincinnati Open karena cedera lutut
Baca juga: Djokovic dan Zverev berpeluang jumpa di semifinal Cincinnati Open
Baca juga: Djokovic dan Zverev berpeluang jumpa di semifinal Cincinnati Open
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.