Serangan di Bandara Riyadh, Arab Saudi Sebut 3 Warganya Tewas
Berita International Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:...
Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:35 WIB
Jakarta, VIVA – Arab Saudi mengatakan tiga warganya tewas dalam dua serangan pada Kamis yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan sebuah pesawat Saudia Airlines.
Baca Juga
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi mengatakan serangan pertama menyasar fasilitas bandara, sementara serangan kedua mengenai pesawat milik maskapai nasional tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tim tanggap darurat segera dikerahkan. Serangan itu juga melukai sejumlah warga dan penduduk dari berbagai kewarganegaraan, dengan tingkat luka mulai ringan hingga parah.
Baca Juga
Para korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah kerusakan material, menurut pernyataan otoritas penerbangan Saudi melalui platform X.
Aktivitas operasional bandara kemudian kembali dilanjutkan dan lalu lintas penerbangan dinyatakan telah kembali normal.
Baca Juga
Televisi pemerintah Al Ekhbariya melaporkan operasional penerbangan di bandara kembali berlangsung mulai pukul 18.00 waktu setempat atau 15.00 GMT (21.00 WIB) pada Kamis.
Sementara itu, melalui pernyataan terpisah Saudia Airlines mengonfirmasi insiden tersebut menyebabkan salah satu pesawatnya rusak ketika berada di bandara.
“Pesawat tersebut tidak membawa penumpang ketika insiden terjadi,” kata Saudia Airlines.
Maskapai itu juga mengatakan salah satu pegawainya tewas dalam serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pegawai tersebut diidentifikasi sebagai Kapten Hamoud Ali Alkalthami. Saudia Airlines menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya kepada perusahaan.
Otoritas Saudi belum menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Insiden itu terjadi di tengah kembali pecahnya pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi. (Ant)
Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh, Bagaimana Kondisi Penerbangan Umrah Jemaah Indonesia?
Houthi mengklaim melakukan penyerangan terhadap Bandara King Khalid di Riyadh. Penerbangan umrah Indonesia melalui Jeddah dan Madinah belum dilaporkan terganggu.
VIVA.co.id
9 Oktober 2026