pickleballvnz.com

Sentuhan Sosial Para Bos Korporasi, CEO Build 2026 Resmikan 40 Rumah Layak Huni di Bogor

Lewat ajang tahunan CEO Build 2026 yang diinisiasi Habitat for Humanity Indonesia, lebih dari 80 top eksekutif turun langsung membawa perubahan nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Program Sosial Allianz Indonesia Jangkau 2,1 Juta Orang Sepanjang 2025

​Kegiatan sukarela yang berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 ini kembali dipimpin oleh pebisnis senior Edwin Soeryadjaya.

Tak hanya menggalang dana, para bos perusahaan besar ini juga mengayunkan perkakas secara langsung untuk membangun tujuh rumah secara langsung dari total target 40 rumah layak huni di area tersebut.

​Agenda tahunan ini sejalan dengan komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 dalam menciptakan kawasan permukiman yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

​“Kegiatan volunteerism selalu memberikan nilai yang luar biasa, baik bagi saya pribadi maupun bagi lingkungan di sekitar saya. Saya sangat bersyukur, melalui kegiatan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun ini, semakin banyak rekan pebisnis yang turut mengambil bagian dalam membangun Indonesia. Saya berharap semangat kebaikan ini dapat terus ditularkan, sehingga semakin banyak keluarga dapat memperoleh rumah yang layak huni,” ujar Edwin Soeryadjaya, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Housing Expo 2026 Bukukan Transaksi Rp2 Triliun, Sinyal Tingginya Demand Perumahan

​Sejak pertama kali digulirkan pada 2015, inisiatif CEO Build tercatat telah berhasil menghadirkan total 122 hunian layak di berbagai daerah.

Rekam jejak sosial ini dimulai dari 4 rumah di Kabupaten Bogor (2015), 11 rumah di Kabupaten Gresik (2019), 29 rumah di Kabupaten Banyuwangi (2022), 38 rumah di Kabupaten Bogor (2025), hingga puncaknya 40 rumah pada edisi CEO Build 2026 di Desa Wanaherang.

​Tak berhenti di Bogor, gerakan kepedulian kali ini juga melebarkan jangkauan bantuannya hingga ke kawasan timur Indonesia.

CEO Build 2026 menggalang dana tambahan untuk membantu proses pemulihan warga penyintas gempa Flores. Seluruh donasi yang terkumpul diproyeksikan untuk merenovasi 200 unit rumah yang mengalami kerusakan tingkat ringan hingga sedang di Flores.

​Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menegaskan pentingnya peranan dunia usaha dalam menyelesaikan masalah hunian di tanah air.

​“Sejalan dengan SDG 11, kami terus mendorong keterlibatan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang berkelanjutan. Kami berharap semangat kolaborasi ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam mengatasi persoalan perumahan di Indonesia,” ungkap Handoko Ngadiman.

​Keberhasilan CEO Build 2026 ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang disokong oleh sejumlah perusahaan terkemuka, di antaranya PT Astra Internasional Tbk., PT Mortar Abadi, MPM, Tower Bersama Group, PT Adakom International Technology, Merdeka Copper Gold, Adaro Andalan, dan Sikular Karya Indonesia.