Seluruh penumpang KLM Armada Mulya selamat dari kecelakaan laut
Sebanyak 44 penumpang dan anak buah kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Armada Mulya selamat setelah dievakuasi dari kecelakaan laut di Selat Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa ANTARA News mataram 40 ...
Mataram (ANTARA) - Sebanyak 44 penumpang dan anak buah kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Armada Mulya selamat setelah dievakuasi dari kecelakaan laut di Selat Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Kepala Polres Bima Kota AKBP Mubiarto dalam pernyataan yang diterima di Mataram, Jumat, mengatakan evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpolairud Polres Bima Kota, Satpolairud Polres Bima, Basarnas Bima, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Bima, syahbandar, serta instansi terkait lainnya.
"Evakuasi berhasil dilakukan berkat dukungan tim gabungan dari Satpolairud Polres Bima Kota, kabupaten, Basarnas Bima, KSOP Pelabuhan Laut Bima, dan syahbandar, serta instansi lain yang turut serta membantu," kata Mubiarto.
Peristiwa tersebut bermula ketika Satuan Polairud Polres Bima Kota menerima laporan dari pemilik kapal mengenai insiden tenggelamnya KLM Armada Mulya di Selat Sanggar.
Kapal berlayar dari Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Tim SAR evakuasi ABK korban kecelakaan kapal Rizal Indah di laut Lombok
Berdasarkan keterangan nakhoda Muhammad Basir (51), warga Pulau Balobaloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, kejadian terjadi sekitar pukul 19.00 WITA pada Kamis (16/7) saat kapal melintasi perairan Teluk Sanggar.
"Gelombang besar dari arah utara menghantam kapal sehingga menyebabkan lambung kiri bagian depan dan belakang mengalami kerusakan serta bocor. Air kemudian masuk ke dalam kapal hingga akhirnya kapal mulai tenggelam," katanya.
Tim gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan sekoci pada Jumat sekitar pukul 05.00 WITA untuk melakukan evakuasi.
"Seluruh korban kemudian berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke kapal perintis Amukti Palapa untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Laut Bima," ujarnya.
Sekitar pukul 09.30 WITA, seluruh penumpang tiba dengan selamat di Pelabuhan Laut Bima dan selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bima.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Satu warga negara asing mengalami luka-luka dan dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan penumpang lainnya ditempatkan di hotel untuk beristirahat.
Kapolres Bima Kota mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan sehingga seluruh penumpang, yang sebagian besar merupakan wisatawan mancanegara, berhasil dievakuasi dengan selamat.
Ia mengimbau operator maupun pengguna jasa transportasi laut agar selalu mengutamakan aspek keselamatan pelayaran dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026