Seirit Apa MG ZS Hybrid+, Klaimnya Tembus 27,7 Km per Liter
Otomotif Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:46 WIB Persaingan mobil hybrid di Indo...
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:46 WIB
Persaingan mobil hybrid di Indonesia semakin menarik. Tak hanya adu harga, para produsen kini juga berlomba menawarkan efisiensi bahan bakar. Salah satu klaim terbaru datang dari MG melalui SUV hybrid terbarunya, MG ZS Hybrid, yang disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 27,7 kilometer per liter.
Baca Juga
Angka tersebut merupakan hasil pengujian internal MG dengan skenario berkendara di jalanan Indonesia. Jika klaim itu mendekati penggunaan sehari-hari, maka SUV ini berpotensi menjadi salah satu mobil hybrid paling irit di kelasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lantas, apa yang membuat konsumsi bahan bakarnya bisa setinggi itu?
Baca Juga
Menurut MG Motor Indonesia, efisiensi tersebut bukan hanya berasal dari penggunaan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc, tetapi juga hasil kerja sistem Hybrid+ Technology yang menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik serta transmisi hybrid khusus.
"MG ZS Hybrid+ hadir sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan lebih dari sebuah SUV hybrid. Kami memadukan efisiensi Hybrid+ Technology dengan performa yang responsif, desain yang modern, serta kenyamanan dan perlindungan yang dibutuhkan keluarga," ujar Head of Product MG Motor Indonesia, Eko Fachruroji.
Baca Juga
Sistem hybrid pada MG ZS Hybrid+ terdiri dari mesin bensin 1.5 liter, motor listrik berdaya tinggi, baterai berkapasitas 1,83 kWh, serta 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Berbeda dengan transmisi CVT yang umum digunakan pada mobil hybrid, DHT dirancang agar tenaga dari mesin maupun motor listrik dapat disalurkan lebih efisien sesuai kebutuhan berkendara.
Otak dari sistem tersebut adalah Hybrid Control Unit yang bekerja secara otomatis. Teknologi ini diklaim mampu mengatur delapan skenario propulsi, mulai dari mengandalkan motor listrik saat kecepatan rendah, mengombinasikan mesin dan motor listrik ketika berakselerasi, hingga memanfaatkan mesin secara optimal saat melaju konstan di jalan tol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Senior Product Director SAIC Motor, Leo Liu, mengatakan pengemudi tidak perlu mengatur perpindahan mode karena seluruh proses berlangsung otomatis.
"Hybrid+ Technology dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara efisiensi dan performa dalam berbagai kondisi berkendara. Melalui 3-Speed DHT dan delapan skenario propulsi yang dikelola secara otomatis oleh Hybrid Control Unit, sistem pintar dapat menentukan penggunaan tenaga yang paling sesuai dengan kecepatan, kebutuhan tenaga, dan kondisi baterai," kata Leo.
Halaman Selanjutnya
Selain mengejar konsumsi BBM, MG mengklaim sistem tersebut tetap memberikan performa yang kompetitif. Berdasarkan pengujian internal, MG ZS Hybrid+ mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 8,7 detik.