Sebanyak 4.293 warga Lumajang terima BLT DBHCHT 2026 - ANTARA News Jawa Timur
Lumajang (ANTARA) - Sebanyak 4.293 warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 dengan penyaluran dilak...
Lumajang (ANTARA) - Sebanyak 4.293 warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 dengan penyaluran dilakukan secara bertahap hingga awal Oktober 2026 dan lokasi yang diupayakan lebih dekat dari tempat tinggal penerima.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari pemanfaatan DBHCHT untuk memberikan dukungan kepada masyarakat sesuai dengan kriteria penerima yang telah ditetapkan.
"Penerima DBHCHT sebanyak 4.293 orang. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, dan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru,” kata Kepala Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti di kabupaten setempat, Kamis.
Ia menjelaskan penerima bantuan berasal dari beberapa kelompok, yakni petani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, serta masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
Berdasarkan rincian penerima, sebanyak 3.525 orang merupakan petani tembakau, 250 orang buruh pabrik rokok, 268 orang masyarakat miskin, dan 250 orang masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru dengan masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu. Dengan jumlah penerima tersebut, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,57 miliar.
Sebelum bantuan disalurkan, Dinsos P3A melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima dan proses tersebut dilakukan bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) untuk memastikan data penerima sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Penyaluran kemudian dilakukan secara bertahap dan terjadwal. Pemerintah berupaya mendekatkan lokasi penyaluran dengan tempat tinggal penerima sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh untuk mengakses bantuan.
Dengan pola tersebut, masyarakat penerima dapat mengikuti jadwal penyaluran sesuai tahapan yang telah ditentukan dan proses penyaluran juga mengacu pada data yang telah melalui pendataan dan verifikasi.
BLT DBHCHT itu diharapkan dapat memberikan dukungan bagi masyarakat penerima, khususnya mereka yang berkaitan dengan sektor tembakau maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian karena kondisi sosial dan dampak erupsi Semeru.
Melalui penyaluran secara bertahap, terjadwal, dan dengan lokasi yang diupayakan mudah dijangkau, Pemkab Lumajang berupaya memastikan bantuan dapat diterima masyarakat sesuai sasaran.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.