pickleballvnz.com

SEA V Cup: Timnas Voli Indonesia Putri Kalah Telak dari Thailand, Manajer Soroti Rotasi dan Pengalaman Pemain Muda

AKURAT.CO, Momentum positif Tim Nasional (Timnas) Bola Voli Indonesia Putri di leg kedua SEA V Cup 2026 terhenti. Srikandi voli Merah Putih harus mengakui keunggulan tuan rumah, Thailand, usai kalah telak denga...

AKURAT.CO, Momentum positif Tim Nasional (Timnas) Bola Voli Indonesia Putri di leg kedua SEA V Cup 2026 terhenti.

Srikandi voli Merah Putih harus mengakui keunggulan tuan rumah, Thailand, usai kalah telak dengan skor 0-3 (18-25, 17-25, 12-25) di Chiang Mai Sports Complex, Thailand, Sabtu (8/8/2026).

Hasil minor ini berbanding terbalik dengan penampilan impresif anak-asuh Marcos Sugiyama sehari sebelumnya.

Pada Jumat (7/8/2026), Indonesia secara dramatis mengandaskan Vietnam lewat comeback sengit lima set dengan skor 3-2 (20-25, 18-25, 25-22, 25-20, 15-9).

Manajer Timnas Voli Indonesia Putri, Luciana Taroreh, mengungkapkan bahwa laga kontra Thailand ini dimanfaatkan tim pelatih untuk memberikan menit bermain kepada jajaran pemain pelapis.

Langkah ini diambil guna mematangkan jam terbang dan mentalitas bertanding di kancah internasional.

"Tim memberikan kesempatan kepada pemain pengganti untuk mendapatkan pengalaman dan membangun mental bertanding di level internasional. Meski hasilnya belum sesuai harapan, pertandingan ini menjadi bekal berharga bagi para pemain muda," ujar Luciana usai pertandingan.

https://www.akurat.co/arena/874762/pbvsi-resmi-lepas-timnas-voli-putri-bidik-target-runner-up-di-sea-v-league-2026

Sejak awal set pertama, Indonesia sebenarnya mencoba memberikan perlawanan gigih. Namun, dominasi Thailand yang didukung penuh suporter langsung memegang kendali.

Buruknya penerimaan bola pertama serta tumpulnya penyelesaian serangan membuat Indonesia tertinggal pada set pembuka dengan skor 18-25.

Memasuki set kedua, Indonesia sempat tertinggal 1-6 sebelum akhirnya menipiskan jarak menjadi 6-8. Sayang, kesalahan servis di poin-poin krusial membuang momentum kebangkitan.

Pelatih Marcos Sugiyama kemudian melakukan rotasi besar-besaran dengan mengistirahatkan pilar utama seperti Arsela Nuari, Mediol Yoku, hingga Chelsa Berliana. Celah ini dimanfaatkan dengan baik oleh Thailand untuk mengunci set kedua 25-17.

Petaka berlanjut di set ketiga. Indonesia makin kesulitan membendung gempuran tuan rumah akibat blok yang longgar dan koordinasi pertahanan yang belum maksimal.

Thailand kian leluasa memperlebar jarak hingga menyudahi laga lewat skor telak 25-12.

Usai menelan kekalahan di laga kedua, Luciana menegaskan bahwa perhatian seluruh anggota tim kini langsung dialihkan pada laga pamungkas melawan Filipina.

Evaluasi menyeluruh siap dilakukan agar Indonesia mampu memetik kemenangan di partai penutup.

"Kini fokus tim sepenuhnya tertuju pada laga penentuan besok. Kami akan melakukan evaluasi dan berusaha tampil lebih baik untuk meraih hasil maksimal," tegas Luciana.

Pertandingan menghadapi Filipina bakal menjadi momentum krusial bagi Srikandi Garuda untuk membenahi kekurangan sekaligus menutup rangkaian perjalanan di Chiang Mai dengan raihan hasil yang manis.