pickleballvnz.com

SDA Jaktim keruk saluran penghubung di Susukan untuk cegah banjir

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Alam (Sudin SDA) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Satgas SDA Kecamatan Ciracas mengeruk saluran penghubung (Phb) di Jalan Haji Jusin, RW 05, Kelurahan Susukan, Kecamatan ...

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Alam (Sudin SDA) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Satgas SDA Kecamatan Ciracas mengeruk saluran penghubung (Phb) di Jalan Haji Jusin, RW 05, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, untuk mencegah banjir.

"Sebanyak 21 personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan saluran penghubung (Phb) di Jalan Haji Jusin, RW 05, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, sebagai upaya mencegah genangan saat musim hujan," kata Koordinator Satgas SDA Kecamatan Ciracas Deby di Jakarta, Jumat.

Dia menyebutkan pembersihan itu dilakukan karena saluran tersebut dipenuhi sedimen lumpur dan sampah.

"Panjang saluran yang dikeruk sekitar 25 meter. Lantaran aksesnya sempit dan alat berat tidak bisa masuk, seluruh pekerjaan dilakukan secara manual," ujar Deby.

Dia menjelaskan dalam pengerukan saluran tersebut, pihaknya melibatkan enam Pasukan Biru yang berkolaborasi dengan 15 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Susukan.

"Pengerjaan sudah dimulai sejak kemarin dan ditargetkan rampung akhir pekan ini. Progresnya saat ini sudah sekitar 50 persen," ucap Deby.

Baca juga: Cegah banjir, SDA Jaktim bangun turap saluran air di Lubang Buaya

Sementara itu, Lurah Susukan Puja Akbar Sahroni menyebutkan petugas PPSU memasang tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir di sisi kiri dan kanan saluran sepanjang masing-masing 30 meter atau total 60 meter.

"Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko luapan air, mengingat sebagian saluran yang ada masih berupa saluran alami dan belum memiliki turap," tutur Akbar.

Dia pun mengajak warga agar bersama-sama menjaga kebersihan saluran sehingga dapat berfungsi optimal, terutama dalam mencegah genangan.

"Jangan buang sampah sembarangan, apalagi di saluran air yang bisa memicu sumbatan hingga pendangkalan," ungkap Akbar.

Pengerukan sedimen saluran air dan drainase di seluruh kecamatan itu diketahui merupakan arahan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin untuk mengantisipasi banjir.

"Menghadapi puncak musim hujan, secara serentak bersama masyarakat melakukan pengerukan sedimen saluran air dan drainase di seluruh kecamatan untuk memastikan saluran berfungsi optimal dalam mencegah genangan maupun banjir," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jalan Waru, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 15 Januari 2026.

Menurut dia, pengerukan itu merupakan upaya efektif dalam mencegah banjir. Hal tersebut sudah dirasakan oleh warga yang berada di Jalan Jeruk maupun Jalan Aren ketika hujan deras tanpa adanya genangan.

"Secepatnya akan kita selesaikan secara terus menerus. Nanti, kita beralih lagi ke Phb yang lain. Mudah-mudahan, ini mendapatkan hasil yang maksimal dan efek yang bagus untuk masyarakat," pungkas Munjirin.

Baca juga: Dukung pembebasan lahan untuk tangani banjir, Pemprov DKI alokasikan Rp300 miliar

Baca juga: Cegah banjir, Pemkot perbaiki saluran penghubung di Kelapa Gading

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.