pickleballvnz.com

Sayembara Ijazah SMA Gibran Bernilai Rp5 Miliar, Denny Indrayana Diminta Buka Identitas Donaturnya

Home / News / Hukum Rabu, 26 Agustus 2026, 11:33 WIB Warta Ekonomi, Jakarta - Langkah mantan Wamenku...

Rabu, 26 Agustus 2026, 11:33 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Langkah mantan Wamenkumham Denny Indrayana menggelar sayembara berhadiah miliaran rupiah terkait keaslian ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menuai sorotan.

Meski banyak yang menuding langkah ini bermuatan politis, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memiliki pandangan berbeda.

Menurut Jamiluddin, langkah berani Denny tersebut selayaknya tidak langsung dihakimi dari kacamata politik belaka. Ia menilai, sayembara ini lahir sebagai bentuk keputusasaan terhadap sistem dan kebuntuan jalur hukum formal.

"Denny melakukan hal itu tampaknya karena mengalami kebuntuan dalam menguji keaslian ijazah SMA/sederajat Gibran. Bisa jadi Denny sudah menempuh jalur formal namun tetap menghadapi tembok," ujar Jamiluddin kepada Warta Ekonomi.

Sebagai pakar hukum tata negara yang melek hukum, Denny dinilai merasa memiliki kewajiban dan hak konstitusional untuk memastikan keabsahan status Gibran sebagai Wakil Presiden.

"Hanya saja karena pendekatan formal tidak membuahkan hasil dan tertutupnya lembaga terkait, maka Denny ingin mengujinya melalui sayembara. Wajar saja bila ia ingin mengetahui sah tidaknya Gibran menjadi Wapres," jelas Jamiluddin.

Meski memaklumi langkah tersebut, Jamiluddin memberikan catatan penting terkait lonjakan nominal hadiah sayembara yang melonjak drastis dari Rp100 juta menjadi lebih dari Rp5 miliar. Ia mendesak Denny Indrayana untuk bersikap transparan kepada publik.

"Terkait lonjakan hadiah, Denny sebaiknya terbuka. Setidaknya ia dapat membuka siapa saja donaturnya dan berapa besar donasinya. Hal ini diperlukan agar tidak muncul spekulasi politik," tegasnya.

Dengan membuka data penyumbang dana, Jamiluddin meyakini bahwa tudingan adanya agenda politik terselubung atau pesanan kelompok tertentu dapat ditekan dan diminimalkan.

Diberitakan sebelumnya, total donasi untuk sayembara ijazah Gibran telah menembus angka Rp5.183.052 per pembaruan terakhir.

Denny Indrayana secara resmi telah menetapkan batas waktu bagi publik maupun Gibran sendiri untuk menunjukkan bukti kelulusan hingga 9 September mendatang.

"Sayembara hanya akan 1 bulan, per 9 September. Jika tidak ada yang bisa menunjukkan bukti kelulusan SLTA atau sederajat, waktunya sudah cukup," pungkas Denny dalam pengumuman sebelumnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat