Satlinmas Kota Malang terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan - ANTARA News Jawa Timur
Malang Raya (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Jawa Timur memastikan seluruh petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di daerah itu telah terfasilitasi Badan penyelenggara ...
Malang Raya (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Jawa Timur memastikan seluruh petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di daerah itu telah terfasilitasi Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono di Kota Malang, Selasa, mengatakan BPJS Ketenagakerjaan bersifat mutlak, karena sebagai bentuk perlindungan dari pemerintah daerah terhadap kesejahteraan petugas Satlinmas.
"Semua Linmas ini sudah diikutkan BPJS Ketenagakerjaan, tentu kami tidak meminta dan tidak berharap ada apa-apa kepada para petugas saat bekerja, tapi mohon maaf apabila terkena musibah mereka sudah terkover," kata Heru.
Petugas Satlinmas di Kota Malang sebanyak 4.316 orang sesuai jumlah RT di Kota Malang dan dari jumlah itu, 600 orang diantaranya merupakan anggota baru.
Sebanyak 600 petugas Linmas baru itu, kata Heru, adalah anggota yang belum pernah sama sekali melaksanakan tugas mengamankan pelaksanaan pemilihan umum.
"Ini sebenarnya kita persiapkan untuk menutupi kekurangan Linmas kami pada saat nanti ada kegiatan pemilu," ucapnya.
Tak hanya menjadi penerima BPJS Ketenagakerjaan, ribuan Linmas juga sudah terakomodasi jaminan kesehatan, karena Kota Malang telah menerapkan jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverege (UHC).
Heru mengemukakan bahwa setiap Linmas juga mendapatkan pelatihan berkala untuk meningkatkan kapasitas masing-masing, khususnya dalam rangka membantu proses penanganan kejadian kegawatdaruratan.
Hingga kini, dari 4.316 petugas Linmas, sudah ada 1.000 orang yang mampu menguasai teknis dari hasil pelatihan.
"Karena apa? Memang bajunya Linmas, tapi pada saat melakukan aktivitas, dia bisa pakai baju (bertugas) di Kelurahan Tangguh maupun relawan, karena rata-rata begitu ya," ujar dia.
Satpol PP Kota Malang memastikan kegiatan peningkatan kapasitas bagi petugas Linmas dilaksanakan secara rutin, salah satu yang telah dijadwalkan adalah pelatihan untuk memitigasi dan mendeteksi peredaran rokok ilegal.
"Nanti Linmas ada yang namanya regu deteksi dini, insya Allah tanggal 15 ini (Juli) kami akan melatih mereka tentang bagaimana caranya mendeteksi peredaran rokok ilegal," tutur dia.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.