pickleballvnz.com

Satker PJN DIY: Progres pembangunan Jembatan Kewek mencapai 42 persen

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan progres pembangunan Jembatan Kewek di Jalan Abu Bakar Ali, Kelurahan ANTARA News jogja 29 ...

Satker PJN DIY: Progres pembangunan Jembatan Kewek mencapai 42 persen

Senin, 14 September 2026 19:27 WIB

Image Print

Kepala Satker PJN Wilayah DIY Tisara Sita (tengah) saat menghadiri acara uji coba pembukaan lalu lintas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Ruas Jalan Kretek-Girijati atau Kelok 23, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (14/9/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan progres pembangunan Jembatan Kewek di Jalan Abu Bakar Ali, Kelurahan Suryatmajan, Kota Yogyakarta, telah mencapai 42 persen.

Kepala Satker PJN Wilayah DIY Tisara Sita, di Bantul, Senin, mengatakan pekerjaan yang dimulai sekitar April 2026 tersebut, berdasarkan informasi terakhir pada Minggu (13/9) progresnya telah mencapai 42 persen.

"Pekerjaan yang sudah dilakukan, pondasi bore pile itu sudah selesai," katanya.

Menurutnya, saat ini sedang dilakukan pengujian tes PDA (Pile Driving Analyzer) atau metode pengujian dinamis pada fondasi tiang untuk mengukur daya dukung, keutuhan struktur (integritas), dan efisiensi transfer energi di Jembatan Kewek.

"Kemudian nanti kalau sudah selesai pengujian dan itu hasilnya baik dan sesuai, kita akan lanjutkan dengan pembesian abutment, pengecoran abutment ya," ujarnya.

Ia menjelaskan proses pembesian abutment atau pemasangan rangkaian besi tulangan pada struktur pangkal jembatan, kemudian dilanjutkan dengan pengecoran abutment atau tahapan menuangkan adukan beton ke dalam cetakan (bekisting) yang telah dipasangi besi tulangan tersebut.

"Kemudian untuk secant pile yang di samping itu, juga sudah selesai. Pasangan batu kurang sedikit," katanya.

Pihaknya menargetkan proses erection girder atau pengangkatan, pemindahan, dan pemasangan balok gelagar atau girder ke atas tumpuan pada struktur jembatan dapat dilakukan pada awal Oktober.

"Sehingga kami harapkan nanti sebelum Nataru (Natal dan tahun baru ini) itu sudah selesai," ujarnya.

Ia menyebutkan PHO (Provisional Hand Over) atau serah terima pertama pekerjaan secara resmi setelah fisik bangunan selesai 100 persen, rencananya dilakukan pada Desember tahun ini.

"Memang nanti PHO itu di Desember, tapi kami upayakan bisa dilewati sebelum Nataru. Kami upayakan seperti itu," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Progres pembangunan Jembatan Kewek capai 42 persen

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026