pickleballvnz.com

Satelit Lampung-1 dukung pengembangan pertanian

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa adanya satelit Lampung-1 dapat mendukung pengembangan sektor pertanian daerah. "Teknologi ini bukan menggantikan ANTARA News lampung 10 ...

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa adanya satelit Lampung-1 dapat mendukung pengembangan sektor pertanian daerah.

"Teknologi ini bukan menggantikan petani. Melainkan dengan teknologi ini dapat membantu petani, serta pemerintah dalam mengambil keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan pertanian menjadi salah satu sektor prioritas. Satelit Lampung-1 dapat mendukung pemetaan lahan, pemantauan kondisi tanaman, identifikasi kekurangan air, deteksi dini gangguan tanaman, dan perkiraan potensi produksi.

"Salah satu komoditas yang telah masuk dalam eksplorasi awal adalah singkong. Selain pertanian, data Lampung-1 berpotensi dikembangkan untuk pengelolaan lingkungan, pemantauan pesisir dan kelautan, mitigasi banjir dan kekeringan, pemantauan perubahan tutupan lahan, serta perencanaan pembangunan yang lebih presisi," ucap dia.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Lampung akan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), lembaga nasional yang memiliki mandat dan kompetensi di bidang keantariksaan, penginderaan jauh, riset, dan pengembangan teknologi.

Data satelit akan melalui proses pengolahan, kalibrasi, validasi kualitas, analisis, dan penerjemahan menjadi informasi yang relevan. Setelah proses tersebut, hasil analisis dapat dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai salah satu sumber informasi untuk perencanaan, kebijakan, pelaksanaan program, dan evaluasi pembangunan.

"Kolaborasi bersama BRIN juga memastikan pemanfaatan data berjalan sesuai standar ilmiah, tata kelola data, dan regulasi penginderaan jauh yang berlaku di Indonesia," ujar dia.

Ia menjelaskan pembangunan dan peluncuran Lampung-1 tidak menggunakan APBD Provinsi Lampung.

Pembangunan, kepemilikan, pengoperasian, dan tanggung jawab teknis satelit berada pada STAR.VISION Aerospace, sementara Pemerintah Provinsi Lampung berperan sebagai mitra pengembangan pemanfaatan teknologi dan data untuk kebutuhan pembangunan daerah.

Setiap kegiatan lanjutan yang berpotensi melibatkan program atau anggaran daerah akan dibahas secara terpisah, sesuai kebutuhan, prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Harapan kami sederhana teknologi ini bisa menjadi solusi bagi persoalan masyarakat dan menjadi contoh bahwa kerja sama internasional dapat menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan daerah," ujar dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Lampung: Satelit Lampung-1 dukung pengembangan pertanian

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.