pickleballvnz.com

Saksi kebakaran cium bau hangus sebelum api berkobar hanguskan rumah di Tanjung Priok - ANTARA News Megapolitan

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menyatakan kebakaran sebuah rumah di Jalan Melati, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjun...

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menyatakan kebakaran sebuah rumah di Jalan Melati, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu diduga akibat korsleting listrik.

“Berdasarkan keterangan saksi kebakaran rumah tinggal dua lantai dengan luas bangunan 24 meter persegi akibat korsleting listrik,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi yang merupakan pemilik rumah kontrakan mencium bau hangus. Saat ditelusuri, ada kepulan asap pekat dari kontrakan miliknya yang berada di sebelah rumah yang ditempati saksi.

Menurut dia rumah tersebut ditempati satu kepala keluarga dengan empat jiwa dan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir Rp20 juta.

Sebelumnya Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 20 personel pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Melati, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu.

“Kami mendapatkan informasi kebakaran pukul 11.00, WIB usai warga melaporkan kejadian tersebut,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan petugas sampai di lokasi pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan aksi pemadaman api.

“Total ada empat unit mobil damkar dan 20 personel berjibaku memadamkan api,” kata dia.

Ia mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.29 WIB setelah petugas berjibaku memadamkan api.

“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan,” kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gulkarmat: Kebakaran rumah di Jakut diduga akibat korsleting listrik

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.