pickleballvnz.com

Rusia Kembali Ajukan Syarat jika Zelensky Ingin Bertemu Putin

Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hanya bisa dilakukan jika kesepakatan diselesai...

Jakarta, CNN Indonesia --

Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hanya bisa dilakukan jika kesepakatan diselesaikan.

"Perjanjian bukanlah kesepakatan sederhana. Ini adalah proses penyelesaian yang kompleks yang terdiri dari sejumlah besar detail," ucapnya kepada stasiun televisi Rusia VGTRK, seperti dikutip Anadolu Agency.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peskov bicara demikian merespons laporan bahwa Direktur CIA John Ratcliffe mengusulkan pertemuan antara Putin, Zelensky, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kunjungannya ke Moskow pekan lalu.

Peskov mengonfirmasi bahwa pembicaraan soal pertemuan trilateral sudah dibahas sejak beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Peskov menekankan pertemuan semacam itu "sama sekali tidak berguna" jika cuma ditujukan membahas rincian penyelesaian konflik. Mestinya, pertemuan dibuat untuk "merampungkan kesepakatan".

Peskov pun menuduh Ukraina ogah-ogahan untuk terlibat dalam upaya "penyelesaian nyata."

Media AS, Axios, sebelumnya melpaorkan bahwa Ratcliffe pergi ke Moskow salah satunya untuk membahas kemungkinan pertemuan antara Putin, Zelensky, dan Trump.

Menurut laporan Wall Street Journal, sang Bos CIA juga datang untuk memperingatkan Kremlin agar tidak menyerang anggota NATO, menyusul penilaian intelijen AS baru-baru ini yang mengungkap bahwa Rusia tampaknya ingin menguji NATO dengan melancarkan serangan terbatas terhadap salah satu anggota, baik lewat serangan siber atau invasi militer skala kecil.

Trump telah membantah bahwa Ratcliffe ke Rusia untuk menyampaikan peringatan tersebut.

"Dia ada di sana untuk semacam rutinitas biasa. John Ratcliffe adalah orang yang fantastis. Dia kepala CIA, dan dia tidak berada di sana untuk hal-hal yang Anda katakan," kata Trump kepada Glenn Beck dalam wawancara telepon di program radionya.

Trump berujar misi Ratcliffe ke Rusia yakni untuk menyudahi perang Ukraina.

(blq/bac)

placeholder