pickleballvnz.com

RUPSLB Bank Raya setujui mengangkat direksi baru

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengangkatan direksi baru, yaitu Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis yang akan ANTARA News mataram 39 ...

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengangkatan direksi baru, yaitu Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis yang akan berlaku efektif setelah lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas dukungan dan persetujuannya terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPSLB 2026,” ujar Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Bagus mengatakan bahwa perseroan mencatatkan pertumbuhan yang baik selama semester I-2026, dan berada pada posisi yang terus membaik untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Hasil persetujuan agenda RUPSLB tentunya akan semakin mendukung langkah kami menuju pertumbuhan yang berkualitas,” ujar Bagus.

Seiring pertumbuhan bisnis perseroan beberapa tahun terakhir terakhir, Ia mengatakan perubahan kepengurusan dilakukan untuk memastikan perseroan memiliki gabungan keahlian terbaik yang mendukung perkembangan perusahaan.

Baca juga: Bank Raya rencanakan 'buyback' Rp20 miliar usai RUPST
Baca juga: BNI menyiapkan uang tunai Rp21 triliun sambut Lebaran 2025

“Penyesuaian Pengurus ini diharapkan akan semakin memperkuat kinerja perseroan dalam menjawab berbagai tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh Bank Raya,” ujar Bagus.

Dengan demikian, susunan pengurus Bank Raya saat ini sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Dewan Direksi

Selain itu, RUPSLB Bank Raya juga menyetujui agenda perubahan Anggaran Dasar, yang mana perseroan memandang perlu melakukan penyesuaian dan penyelarasan terhadap ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun, perubahan Anggaran Dasar diharapkan dapat meningkatkan tata kelola perseroan untuk meningkatkan nilai perusahaan jangka panjang bagi stakeholders dan memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Pada semester I-2026, Bank Raya mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar, yang ditopang oleh pertumbuhan bisnis kredit digital mencerminkan pertumbuhan bisnis pembiayaan yang tetap terjaga.

Adapun, penyaluran kredit digital perseroan tumbuh 22,6 persen year on year (yoy) mencapai Rp16,46 triliun hingga semester I-2026, dengan outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 21,2 persen (yoy).

Dari sisi pendanaan, pertumbuhan bisnis perseroan turut ditopang oleh peningkatan digital saving yang mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4 persen (yoy) serta peningkatan transaksi di Aplikasi Raya sebesar 41,2 persen dan mencapai 3 juta transaksi.

Pewarta : Muhammad Heriyanto
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026