pickleballvnz.com

Rumah Zakat Kunjungi Lansia Pejuang Nafkah di Desa Tumpatan | Retizen

Tulisan ini berisi tentang kegiatan silaturahmi dan pendampingan kepada peserta program pemberdayaan ekonomi dan Ramah Lansia yang dilakukan oleh Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi di Desa Tumpatan.

Image Suyatno

Edukasi | 2026-07-25 21:33:31

Dokumentasi kegiatan kunjungan lansia pejuang nafkah. Foto: Suyatno.

Oleh: Suyatno.

Tumpatan, Juli 2026 – Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi terus memperkuat pendampingan kepada para peserta program dengan melakukan kunjungan silaturahmi kepada penerima manfaat Program Ramah Lansia yang juga memperoleh dukungan usaha ekonomi di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bentuk kepedulian Rumah Zakat dalam memastikan para peserta program tetap semangat menjalani usaha, menjaga kesehatan, serta terus termotivasi untuk mandiri di usia senja.

Dokumentasi kegiatan kunjungan lansia pejuang nafkah. Foto: Suyatno.

Tetap Berjuang Demi Sang Cucu

Pada Ahad (05/07/2026), Relawan Inspirasi mengunjungi kediaman Ibu Boinem, seorang lansia yang telah lama berjuang menghidupi dirinya bersama seorang cucu yang berstatus yatim.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Boinem menjalankan usaha kecil dengan berjualan es dan aneka jajanan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya. Meski usia tidak lagi muda, semangatnya dalam mencari rezeki tidak pernah surut.

Bagi Ibu Boinem, bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga bentuk tanggung jawab dan kasih sayang kepada cucunya agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Relawan Inspirasi memberikan motivasi agar beliau terus menjaga kesehatan, tetap optimis, serta yakin bahwa setiap ikhtiar yang dilakukan dengan penuh kejujuran akan mendatangkan keberkahan dari Allah SWT.

Semangat hidup Ibu Boinem menjadi teladan bahwa bekerja dengan penuh kehormatan jauh lebih mulia daripada bergantung kepada orang lain, sebagaimana pesan Rasulullah SAW bahwa "tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah."

Dokumentasi kegiatan kunjungan lansia pejuang nafkah. Foto: Suyatno.

Menyusuri Pagi Bersama Penjual Jamu

Silaturahmi berikutnya dilaksanakan pada Sabtu (11/07/2026) dengan mengunjungi Pak Mansyur, salah seorang peserta Program Ramah Lansia yang setiap pagi berkeliling mengantarkan jamu tradisional kepada para pelanggan setianya.

Sejak pukul 06.30 WIB, Pak Mansyur telah memulai aktivitasnya. Bersama sang istri, mereka meracik berbagai jenis jamu tradisional di rumah, kemudian bergantian menjual dan mengantarkannya kepada pelanggan.

Pak Mansyur bercerita bahwa sebelum menjalankan usaha jamu, beliau pernah bekerja sebagai sopir angkutan umum. Namun seiring bertambahnya usia, beliau memilih beralih profesi agar tetap dapat bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga dengan cara yang lebih sesuai dengan kondisi fisiknya.

Kini, bersama istri tercinta, beliau menjalani usaha jamu tradisional dengan penuh ketekunan dan rasa syukur. Meskipun usaha tersebut dijalankan secara sederhana, semangat mereka untuk terus berikhtiar menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam suasana penuh keakraban, Relawan Inspirasi turut mencicipi jamu tradisional hasil racikan Pak Mansyur sambil berdiskusi mengenai perkembangan usaha, tantangan yang dihadapi, serta harapan agar usaha tersebut terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pendampingan Yang Menguatkan

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Rumah Zakat ingin memastikan bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan, motivasi, dan penguatan mental agar para peserta semakin percaya diri dalam menjalankan usahanya.

Kunjungan seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara Relawan Inspirasi dan para penerima manfaat, sehingga setiap tantangan yang dihadapi dapat didiskusikan bersama dan dicarikan solusi secara bertahap.

Kisah Ibu Boinem dan Pak Mansyur membuktikan bahwa keterbatasan usia bukanlah penghalang untuk tetap berkarya. Dengan semangat, kerja keras, dan doa, mereka terus berjuang demi keluarga serta menjadi contoh nyata bahwa kemandirian dapat diwujudkan melalui usaha yang halal dan penuh keikhlasan.

"Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk berikhtiar tidak boleh padam. Selama masih ada harapan dan doa, selalu ada jalan untuk menjemput rezeki yang Allah SWT telah siapkan."

Semoga silaturahmi ini semakin mempererat ukhuwah, menghadirkan semangat baru bagi para peserta program, serta menjadi wasilah keberkahan bagi para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Rumah Zakat. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan kepada seluruh penerima manfaat serta semua pihak yang mendukung program pemberdayaan ini. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

  • #lansiapejuangnafkah
  • #semangatberjuang
  • #lansia
  • #rumahzakat
  • Disclaimer

    Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.