Ronaldo Beberkan Dua Janji Jorge Jesus yang tak Ditepati, Jadi Alasan Tinggalkan Timnas Portugal |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cristiano Ronaldo membeberkan alasan di balik keputusannya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal. Kapten Portugal itu mengaku kecewa karena pelatih Jorge Jesus dua kal...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cristiano Ronaldo membeberkan alasan di balik keputusannya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal. Kapten Portugal itu mengaku kecewa karena pelatih Jorge Jesus dua kali tidak menepati janji, mulai dari soal kesempatan bermain melawan Norwegia hingga klarifikasi setelah pertandingan.
Dalam pernyataan panjang yang diunggah melalui media sosial pada Selasa (6/10/2026), Ronaldo menjelaskan bahwa awalnya terdapat kesepakatan untuk mengatur waktu bermainnya demi menjaga kondisi fisik. Ia disebut tidak akan dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia dan Denmark.
Namun, menurut Ronaldo, rencana itu berubah pada hari pertandingan melawan Norwegia. Ia mengaku diminta bersiap untuk bermain selama 30 menit oleh Jesus.
Ronaldo mengatakan dirinya menyetujui permintaan tersebut meski tidak sesuai dengan rencana pemulihan fisiknya. Ia kemudian melakukan pemanasan sejak babak pertama, tetapi tidak kunjung mendapat panggilan untuk masuk ke lapangan.
“Saya mulai melakukan pemanasan sejak babak pertama, menyaksikan menit demi menit berlalu, tetapi tidak ada yang memanggil saya. Pelatih telah mengingkari janjinya,” tulis Ronaldo dalam pernyataannya.
Ronaldo kemudian mengungkapkan bahwa dirinya bertemu dengan Jesus sekitar 48 jam setelah kejadian tersebut. Pertemuan itu turut dihadiri direktur olahraga Al Nassr, Simao Coutinho, yang menurut Ronaldo menyaksikan pembicaraan mereka.
Dalam pertemuan tersebut, Ronaldo mengklaim mereka sepakat bahwa Jesus akan menjelaskan persoalan itu dalam konferensi pers berikutnya. Ia mengatakan pelatih seharusnya menyampaikan bahwa Ronaldo tidak pernah meminta jatah bermain dan keputusan untuk memainkannya selama 30 menit berasal dari Jesus sendiri.
Ronaldo juga menyebut Jesus seharusnya mengakui bahwa meminta dirinya melakukan pemanasan tanpa kemudian menurunkannya merupakan sebuah kesalahan. Namun, menurut Ronaldo, penjelasan yang disampaikan Jesus kepada media tidak sesuai dengan pembicaraan mereka.
“Itu adalah kedua kalinya ia mengingkari janjinya sendiri,” tulis Ronaldo.
Ia mengaku akhirnya memilih meninggalkan pemusatan latihan karena merasa persoalan tersebut telah memengaruhi kehadirannya di dalam tim. Ronaldo menilai bertahan dalam situasi itu justru berpotensi merugikan Portugal.
Meski demikian, Ronaldo turut mengakui kesalahannya karena meninggalkan tim dan tidak berpamitan kepada para pendukung setelah pertandingan melawan Norwegia. Ia meminta maaf kepada masyarakat Portugal dan rekan-rekan setimnya, serta menyatakan siap menerima konsekuensi dari federasi sepak bola Portugal.
Ronaldo menegaskan keinginannya membela tim nasional belum berakhir. Ia menyatakan tetap bersedia memperkuat Portugal setelah menjalani hukuman apa pun yang mungkin dijatuhkan, selama kondisi fisiknya bugar dan masih aktif bermain bersama klub.
“Jika kondisi fisik saya bugar, bermain untuk klub, dan mencetak gol, saya akan tetap tersedia, seperti biasanya, untuk bertanding dan meraih kemenangan bersama tim nasional kita,” tulisnya.
Sementara itu, Jesus sebelumnya membantah telah membuat kesepakatan seperti yang disampaikan Ronaldo. Meski demikian, pelatih Portugal tersebut masih membuka peluang bagi sang kapten untuk kembali memperkuat tim nasional.
Sebelumnya, Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal menjelang pertandingan melawan Denmark di UEFA Nations League 2026/2027. Keputusan itu diambil setelah ia dilaporkan absen dalam tiga sesi latihan berturut-turut.
Jesus menyatakan sang kapten tetap dapat dipertimbangkan masuk skuad berikutnya selama masih aktif bermain di level klub dan memiliki keinginan untuk membela negaranya.